DRPD Kota Semarang Siapkan Pembentukan Alat Kelengkapan Dewan

SEMARANG (Asatu.id) – Diakhir bulan Agustus 2019, wakil rakyat terpilih yang mendapatkan kursi di DPRD Kota Semarang sedang sibuk menyelesaikan alat kelengkapan dewan, salah satunya adalah pembentukan fraksi. Pasalnya, sebelum 30 Agustus 2019 mendatang, alat kelengkapan dewan harus sudah selesai.

Kadarlusman Ketua sementara DPRD Kota Semarang menjelaskan pada 30 Agustus 2019 akan ada evaluasi gubernur tentang Perda dan APBD, sebelum itu juga juga harus segera dilakukan pembahasan Raperda ataupun Perda dan APBD.

Pilus, demikian Kadarlusman disapa, telah mengirim surat kepada masing-masing parpol untuk mengirimkan nama guna membentuk fraksi. Setelah nama-nama fraksi terbentuk, alat kelengkapan ini nantinya akan digunakan untuk pembentukan komisi.

Pria yang akrab disapa Pilus ini menjelaskan, komunikasi politik antarpartai sudah dilakukan untuk membentuk sebuah fraksi. Parpol bisa yang bisa membuat fraksi minimal memiliki empat anggota.

Artinya, hanya ada PDIP, Gerindra, Demokrat, PKS, dan PKB yang bisa mengusung fraksi sendiri, karena memiliki lebih dari empat anggota.

“Kalau yang punya dua anggota misalnya PSI, PAN, Nasdem ataupun Golkar yang punya dua wakil di DPRD ya harus bergabung. Komunikasi politik mungkin sudah dilakukan oleh masing-masing fraksi,” katanya, Senin (26/8).

Melihat komunikasi politik yang ada, lanjut Pilus, diperkirakan tetap akan tujuh fraksi seperti periode sebelumnya. Namun dirinya belum mengetahui dari empat parpol yang hanya memiliki kurang dan empat wakil akan bergabung ke parpol mana.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *