Ganjar: Potensi Fesyen Jawa Tengah Sangat Besar

WONOGIRI (Asatu.id) – Sebanyak 24 kabupaten/kota se-Jateng mengikuti gelaran Parade Dekranasda Karnival pada Pesta Rakyat Jateng 2019 di Wonogiri semakin meriah. Fashion show itu pun memukau ribuan masyarakat yang menonton, termasuk Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Didampingi istrinya, Siti Atikoh yang merupakan Ketua Dekranasda Jateng, Ganjar menikmati parade peserta pawai yang dimulai pukul 14.00 WIB di kawasan alun-alun Wonogiri, Sabtu (24/8).

Menampilkan beragam desain dari batik, lurik dan kombinasi keduanya, penampilan para peserta mampu membuat Ganjar dan Atikoh serta ribuan masyarakat lain terkesima.

“Meriah sekali, hampir semua kabupaten/kota di Jateng memiliki event fashion show seperti ini. Ada batik karnival, lurik karnival dan gabungan keduanya. Ini menarik dan desainnya juga kekinian,” ucap Ganjar.

Penampilan tersebut, lanjut Ganjar, membuktikan potensi fesyen di Jateng sangat besar dan bisa dikembangkan. Bahkan, fesyen Jateng diyakini dapat menembus kancah dunia.

“Sebenarnya sudah, banyak produk fesyen Jateng yang mendunia. Kita sudah tahu, kelasnya SMK di Kudus saja bisa pameran di Paris, apalagi yang kelasnya profesional seperti ini. Tinggal butuh sentuhan dan pembinaan, dan ini tugas dari Dekranasda Jateng menjadikan fesyen Jateng lebih keren lagi,” tutupnya.

Hal senada disampaikan Ketua Dekranasda Jateng, Siti Atikoh Ganjar Pranowo. Atikoh menerangkan, kreasi fesyen Jateng tidak kalah dengan karya desainer dunia.

“Selain pendampingan dan pembinaan yang sudah kami lakukan, ke depan kami akan pertemukan antara desainer dengan pengrajin agar semua produk fesyen Jateng lebih bagus dan moncer di dunia internasional,” kata dia.

Dekranasda, lanjut Atikoh, juga akan sering membuat stimulus untuk memancing inovasi dan kreativitas masyarakat. Dengan berbagai lomba dan pameran, diyakini akan muncul hasil-hasil kreasi fesyen yang baru dan menarik, serta men-support berbagai kegiatan yang inline dengan dunia fesyen.

“Kami akan terus mendorong agar fesyen Jateng mendunia. Karena dengan potensi ini, kami yakin bahwa fesyen Jateng tidak kalah, tinggal berikutnya membawa profesional itu kemudian dipermak agar bisa mendunia,” tutupnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *