Pahami Moderasi Islam, Tak akan Anggap Diri Paling Benar

SALATIGA (Asatu.id) – “Mengapa kita harus membumikan moderasi Islam?”

Pertanyaan tersebut dilontarkan oleh Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen, kepada 3.895 mahasiswa baru IAIN Salatiga saat mengikuti Kuliah Umum bertajuk “Meneguhkan Moderasi Islam di Indonesia”, Kamis (22/8).

Gus Yasin, sapaan akrab wakil gubernur menjelaskan, moderasi Islam memang menjadi perhatian banyak pihak. Tidak hanya di Indonesia, namun juga negara lain, di mana penduduknya memeluk Islam.

“Moderasi Islam tidak hanya di Indonesia, tetapi keseluruhan dunia yang mengatasnamakan Islam. Karena Islam itu kelanjutan dari tauhid, menjunjung keesaan Allah SWT,” terangnya.

Putera ulama kharismatik Alm KH Maimoen Zubair itu menjelaskan, orang yang memahami moderasi Islam tidak akan menganggap dirinya paling benar dan tidak mudah menyalahkan orang lain yang berbeda pendapat darinya.

“Artinya paham toleran dan menghormati pendapat orang lain muncul. Tasamuh atau toleransi ini yang harus kita kedepankan karena mengajarkan bagaimana memahami Islam. Ketika ada permasalahan, maka sesuai anjuran Islam, ada musyawarah,” jelasnya.

Gus Yasin ingin, para mahasiswa IAIN Salatiga dapat menjadi pelopor Islam yang moderat. Sehingga dapat mengokohkan Islam yang rahmatan lil alamin.

“Saya harap mahasiswa menjadi pelopor Islam yang moderat. Kalau kita terjun ke daerah-daerah terpencil, di tangan adik-adik saya harapkan Islam semakin dikenal, bagaimana Islam di Indonesia ini adalah Islam yang rahmatan lil alamin,” harapnya.

Mantan anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah itu ingin, mahasiswa sungguh-sungguh mempelajari Islam secara kaffah dan memanfaatkan teknologi untuk berdakwah Islam yang moderat. Dengan demikian, semakin banyak masyarakat yang dapat mempelajari Islam yang rahmatan lil alamin.

“Belajarlah yang rajin, pahami Islam secara khaffah. Manfaatkan betul IT untuk berdakwah sehingga orang bisa lebih cepat mengakses,” pesannya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *