Kunjungi Kampung Mangut, Ganjar Berkurban Sapi Simental 810 Kg 

SEMARANG (Asatu.id) – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berkurban satu ekor sapi kepada masyarakat Kampung Mangut di daerah Tanggul Sari, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tugu, Semarang. Sapi jenis Simental itu memiliki bobot 810 Kg.

Hal itu dia lakukan usai menunaikan sholat ied di lapangan Pancasila Simpanglima, Minggu (11/8). Orang nomor satu di Jateng itu lantas bergegas menyambangi kampung yang terkenal dengan usaha ikan asap itu.

“Saya datang untuk melihat sapi kurban dan beberapa kambing yang hari ini sedang dipotong. Mudah-mudahan hari ini bisa dibagi kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya saat melihat penyembelihan sapi kurban di halaman Masjid Nurhidayah setempat.

Ganjar mengharapkan, Idul adha yang jatuh pada tanggal 10 bulan Żulhijjah atau persis 70 hari setelah perayaan Idul fitri ini menjadi momentum agar bisa beribadah dengan lebih baik.

“Mudah-mudahan Idul adha ini makin mendorong kita semua untuk bisa beribadah lebih baik. Sehingga keimanan kita lebih baik, keislaman kita lebih baik, dan agar ketaqwaan kita kepada Allah SWT juga lebih baik,” harapnya.

Selain itu, sambung Ganjar, pemberian satu ekor sapi tersebut merupakan bagian dari ungkapan rasa berbagi sekaligus gotong royong kepada sesama. Ia mengajak masyarakat merayakan hari raya kurban dengan penuh kegembiraan.

Kalau daging-daging ini bisa dibagikan kepada mereka yang berhak dengan cara benar dan baik, Insya allah ini akan menjadi bagian cara kita guyub rukun, cara kita mau berbagi, cara kita gotong royong. Kalau gotong royong seperti ini kan semuanya seneng, raine mrenges (senang dengan wajah penuh kegembiraan),” sambungnya.

Selain Kampung Mangut, Ganjar juga berkurban seekor sapi berjenis Limosin dengan berat 1,2 ton kepada panitia Masjid Raya Baiturrahman Simpanglima Semarang. Disamping itu, pada peringatan Idul adha kali ini dia juga menyerahkan seekor sapi limousin dengan bobot 814 Kg kepada panitia kurban DPC PDI Perjuangan.

Asatu.id, berita semarang, asatu, ganjar, sapi kurban, kampung mangut

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *