Pegang Hak Siar Liga Inggris, Mola TV Gandeng Matrix dan Mix

SEMARANG (Asatu.id) – Mola TV menjadi pemegang hak siar Premier League di Indonesia untuk jangka waktu tiga musim ke depan. Untuk kebutuhan itu, Mola TV telah menggandeng dua TV berbayar, yakni Matrix TV dan Mix.

Matrix TV, nantinya bakal menjangkau siaran di kawasan perumahan yang terdapat di seluruh Indonesia lewat Mola Matrix.

Sementara, Mix diperuntukkan untuk kerjasama keperluan komersial seperti nonton bareng. Namun Mola TV juga menyediakan akses untuk menonton pertandingan Liga Inggris di website resmi dan menggandeng TVRI untuk layanan gratis.

Jika menggunakan Mola Matrix atau Mix bisa sampai 10 pertandingan dan pasti ada super big match. Kalau dua tayangan gratis di atas itu tidak semua pertandingan.

Sehubungan dengan statusnya sebagai sebagai pemegang hak siar Premier League di Indonesia untuk jangka waktu tiga musim ke depan, pihak Mola TV mengingatkan kepada pihak yang secara komersial menggelar agenda nonton bareng (nobar) harus memiliki izin dari pemegang hak siar. Sebab, Mola TV bisa menuntut secara hukum pihak-pihak yang secara komersil menggelar nonton bareng tanpa izin.

“Nanti ada tim yang melakukan sweeping di acara nonton bareng, jika tidak berizin kami akan persuasif mengingatkan dulu, tapi kalau tetap tidak patuh yang akan kami lanjutkan secara hukum,” jelas Chief Operating Officer (CCO) Mix, Bobby Christoffer, dalam jumpa pers di Hotel Novotel, Semarang, Kamis (1/8).

Menurut Bobby, Mix merupakan salah satu televisi berbayar yang bekerja sama dengan Mola TV. Hadir dalam jumpa pers tersebut Commercial Sales and Marketing Manager Matrix (pihak yang bekerja sama untuk mendapat hak siar) Didik Satria dan Kanit 1 Subdit 4 Tipidter Bareskrim  Mabes Polri AKBP Amir Hamzah.

Bobby menambahkan, dengan segala hak yang dimiliki Mola TV, maka kini acara nonton bareng yang merupakan bagian dari bisnis komersil pun tak bisa sembarangan.

Sebagai pemilik hak siar Premier League, Mola TV dan partnernya berhak untuk melarang area komersial menggelar nonton bareng tanpa ada kesepakatan kerja sama.

“Oleh sebab itu, kami menganjurkan jika memang ada rencana untuk menggelar nonton bareng lebih baik mendaftarkan terlebih dahulu,” tutur Bobby menyarankan.

Sementara Kanit 1 Subdit 4 Tipidter Bareskrim Mabes Polri, AKBP Amir Hamzah menandaskan, jika pihaknya melakukan tindakan, itu semata karena melaksanakan apa yang sudah ada dalam undang-undang khususnya tentang  hak siar.

“Tentu tindakan kami sesuai aturan dan ketentuan yang sudah ada. Termasuk hak bagi yang memiliki izin hak siar. Jika tidak memiliki izin tentu ada sanksinya selama dua tahun dan denda yang cukup besar,” paparnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *