Lulusan IPDN Mesti Menjunjung Integritas di Tempat Tugas

SEMARANG (Asatu.id) – Plh Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen menegaskan, lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) mesti menjunjung integritas di instansi manapun mereka bertugas.

Kasus korupsi di daerah yang diekspos oleh media, menurut Wagub, harus menjadi pembelajaran agar tidak terulang kembali.

“Selamat kepada 79 lulusan IPDN Angkatan 25 Tahun 2018. Saya yakin adik-adik sudah dilatih dengan sebaik-baiknya, dengan disiplin tinggi. Jaga selalu integritas, didukung dengan akuntabilitas. Kejadian beberapa minggu lalu di Kudus menjadi pelajaran dan harus jadi yang terakhir,” kata Wagub.

Hal itu disampaikan Wagub saat menghadiri PNS Kemendagri Lulusan IPDN Angkatan XXV Tahun 2018 ke Pemprov Jateng dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Jateng di Gradhika Bhakti Praja, Kamis (1/8) lalu.

Pria yang akrab disapa Gus Yasin ini juga meminta agar lulusan IPDN selalu menjaga nama baik almamater, daerah asal mereka, orang tua, dan diri. Luruskan niat saat menjalankan tugas dengan berupaya untuk mewujudkan birokrasi yang dapat memberikan pelayanan prima kepada publik.

“Pada hari ini niat kita ke depankan. Nawaitu untuk melayani masyarakat. Mempermudah dan mempercepat apa yang diinginkan oleh masyarakat untuk kemajuan daerah dan bangsa. Masuknya adik-adik ke dalam instansi pemerintah harus membawa semangat baru dan perubahan,” ujarnya.

Putera ulama kharismatik KH Maimoen Zubair itu juga berpesan agar lulusan IPDN senantiasa menjadi ASN yang mampu mempererat persatuan dan kesatuan bangsa, di manapun mereka bertugas.

“Mendagri mengubah aturan. Kita harus siap ditempatkan di manapun, yang dari Jawa Tengah bisa ditempatkan di DKI Jakarta, Sumatera atau daerah lainnya. Hal itu untuk mengenalkan budaya sehingga bisa mempererat tali silaturahmi dan makin mencintai negeri ini. Mari merajut NKRI dengan profesionalitas,” pesannya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *