Rayakan Status Gereja Menjadi Paroki, Umat Gereja Santo Petrus Krisologus BSB Gelar Jalan Sehat dan Bazar

Peserta saat mengikuti jalan sehat, Gereja Santo Petrus Krisologus BSB

SEMARANG (Asatu.id) – Dalam rangka mensyukuri atas kenaikan status dari Gereja Stasi menjadi Paroki,  umat Gereja Santo Petrus Krisologus BSB menggelar Jalan Sehat dengan tema ‘Menyenangkan, Rukun dan Bersaudara’ yang diikuti oleh lebih dari 1200 umat, Minggu (28/7).

Romo Paroki Santo Petrus Krisologus, Yakobus Sudarmadi Pr. mengatakan, kegiatan Jalan sehat ini digelar sebagai rasa syukur, atas kenaikan status gereja menjadi paroki.

“Hari ini kegiatan Jalan Sehat, yang diikuti oleh jemaat dari 29 lingkungan. Sebelumnya kami juga sudah menggelar beberapa kegiatan seperti kompetisi Tennis Meja, dan Donor Darah,” katanya.

Sementara untuk kegiatan jalan sehat ini, lanjut Romo Sudarmadi, juga bertujuan untuk menambah dan mempererat rasa persaudaraan, baik antar jamaat gereja maupun dengan masyarakat sekitar gereja.

“Bersyukur persaudaraan terjalin antara satu dengan yang lain, memiliki tekad untuk membentuk persaudaraan bukan hanya dari intern keluarga saja melainkan dengan lingkungan,” ungkapnya.

Untuk puncak dari rangkaian kegiatan tersebut, nantinya akan digelar Puncak Misa, pada Selasa (30/7) sekaligus meresmikan Gereja Santo Petrus Krisologus BSB menjadi paroki baru yang mandiri.

“Yang mersmikan nanti Uskup Semarang Mgr. Robertus Rubiyatmoko, sekaligus kita nanti ada parade wedang nusantara, dengan menyediakan aneka ragam wedangan dan sego pincuk yang dapat dinikmati oleh para umat yang hadir,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Jalan Sehat Martinus Sutarno mengatakan, selain jalan sehat, dalam kegiatan kali ini pihaknya juga menggelar bazar makanan, pentas seni, dan lomba yel-yel.

“Total ada 120 doorprize yang dibagikan dan seluruhnya merupakan sumbangan dari umat,” ungkapnya.

Harapannya dengan digelarnya jalan sehat kali ini, dapat menambah tali persaudaraan antar umat dan masyarakat sekitar gereja.

“Kita ajak juga dari sekolah Al Azhar untuk mengikuti kegiatan ini, dan juga masyarakat sekita. Tujuannya kita mempererat tali persaudaraan antar umat,” imbuhnya. (bud)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *