Peringati Hari Bhakti Adhyaksa ke 59, Kejati Jateng Gelar Pekan Olahraga (POR)

Kepala Kejaksaan Tinggi Jateng, Yunan Harjaka

SEMARANG (Asatu.id) – Peringati Hari Bhakti Adhyaksa ke 59, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah menggelar Pekan Olah Raga (POR) yang diikuti oleh masing-masing bidang di lingkungan Kejati Jateng, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Semarang, dan Cabang Kejari Kota Semarang.

Pembukaan Pekan Olah Raga (POR) sebagai salah satu rangkaian Hari Bhakti Adhyaksa ke 59 tersebut, langsung dipimpin oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Jateng, Yunan Harjaka di lapangan Kantor Kejati Jateng, Kamis (11/7).

“Melalui kegiatan POR ini, sekaligus dapat dijadikan sebagai kesempatan mengingatkan dan menyadarkan kita semua akan arti penting aktifitas olahraga untuk menjaga kebugaran fisik dan mental, disela rutinitas dan kesibukan dilingkungan pekerjaan. Harapannya POR ini dapat meningkatkan produktivitas kinerja,” Kata Yunan disela memberikan sambutan pembukaan POR dihadapan para peserta lomba.

Lebih lanjut, Yunan mengungkapkan, tema yang diambil untuk kegiatan POR kali ini yakni, ‘Sehat Jasmani, Sehat Rohani untuk Adhyaksa yang Selaras Berintegrasi dan Seras’ dimana poin penting dalam kegiatan kali ini adalah untuk memupuk jiwa spotivitas, sehingga mampu membangun rasa solidaritas antar sesama.

“POR jangan ahanya dianggap sebuah kompetisi belaka, yang terpenting disini adalah proses untuk mencapai kemenangan dengan tetap menjunjung tinggi spotivitas,” ungkapnya.

Untuk Cabang Olahraga (Cabor) yang dipertandingkan lanjut Yunan antara lain, Bola Voli, Catur dan Tenis Meja. “Ada tiga cabor yang dipertandingkan. Selain itu sebagai salah satu rangkaian kegiatan Peringati Hari Bhakti Adhyaksa ke 59 ini juga akan digelar sepeda santai pada tanggal 20 Juli 2019, hari Sabtu,” ungkapnya.

Selain POR, Kejati Jateng juga menggelar kegiatan perlombaan lainnya, yakni lomba memasak nasi goreng yang diikuti oleh Pimpinan Tinggi dilingkungan Kejati Jateng dan Kejari Semarang.

“Ada lomba memasak nasi goreng, lalu loma permainan anak-anak, dan kita juga menggelar bakti sosial meliputi penghjiauan, Tes IVA, Penyuluhan Narkoba dan sunatan massal yang di fokuskan di beberapa kota besar seperti Kota Semarang, Purwokerto, Pekalongan, Pati, Rembang, dan Klaten,” ungkapnya.

Yunan juga mengungkapkan, dengan digelarnya kegiatan tersebut, harapannya Kejati Jateng dapat lebih profesional dan lebih independen dalam menjalankan tugas.

“Dan yang terpenting dapat memberikan pembangunan serta pelayanan hukum yang maksimal bagi masyarakat,” imbuhnya. (bud)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *