Satpol PP dan DLH Sterilkan Lokasi Temuan Limbah Berbahaya di Bantaran Sungai BKB

Kabid Penegakan Perundang-undangan Daerah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang, Marthen Dacosta

SEMARANG (Asatu.id) – Kabid Penegakan Perundang-undangan Daerah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang, Marthen Dacosta mengatakan, pihaknya berasama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang tengah melakukan pembersihan dan pengurugan terhadap limbah padat yang diduga mengandung bahan beracun berbahaya di Bantaran Sungai Banjir Kanal Barat (BKB), Simongan.

“Kita bersihkan untuk menghindari pencemaran air di sungai BKB. Kita angkut limbah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang dengan dibantu DLH Kota Semarang. Untuk sisa dari bekas limbah itu, kita lakukan pengurugan,” katanya, Rabu (10/7).

Lebih lanjut, Marthen mengungkapkan, untuk pemeriksaan sempel limbah, saat ini sudah ditangani oleh DLH untuk mengetahui apakah limbah padat tersebut memiliki kandungan yang berbahaya atau tidak.

“Sempel limbah sudah diserahkan ke PT Superintending Company of Indonesia (Persero) atau Sucofindo untuk dilakukan pengujian, kurang lebih memakan waktu hingga 15 hari,” ungkapnya.

Sementara untuk menghindari kejadian serupa, Marthen mengungkapkan, pihaknya telah memberikan usulan kepada DLH Kota Semarang untuk mengusulkan Peraturan Walikota (Perwal) yang bersisi tentang Operasi Tangkap Tangan (OTT) bagi masyarakat yang dikedapai membuang sampah atau limbah secara sembarangan.

“Yang pasti hasil kegiatan hari ini akan dikoordinasikan dengan Lurah dan Camat, dan kedepan akan ada peringatan berupa pemasangan papan peringatan untuk tidak membuang baik sampah maupun limbah di bantaran sungai, serta pengawasan terhadap sepanjang daerah aliran sungai di kota semarang bisa terjaga,” imbuhnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *