Gus Yasin Promosikan Potensi Jateng di Brisbane

BRISBANE (Asatu.id) – Dalam kunjungan kerjanya di Australia, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, memromosikan berbagai potensi Jawa Tengah. Salah satunya, pemaparan potensi yang mungkin dikerjasamakan di hadapan sekitar 50 pelaku usaha Negara Bagian Queensland Australia, Senin (8/7).

Didampingi Kepala SKPD dari unsur Bappeda, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata, serta Biro Pemerintahan Kerjasama Setda, Wagub Jateng memaparkan potensi unggulan, seperti investasi di bidang pengolahan limbah atau sampah industri dan rumah sakit.

Di samping itu juga potensi sektor agriculture. Antara lain penggemukan sapi di Kabupaten Grobogan, peternakan sapi ongole Kabupaten Kebumen, kawasan peternakan sapi terpadu Kabupaten Boyolali, pembibitan ikan nila Kabupaten Pati, serta industri ikan dan udang terpadu Kabupaten Cilacap.

“Jateng menyumbang sembilan persen pangan nasional dan memberikan 14 persen kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto,” ucapnya melalui siaran pers.

Paparan itu pun menarik perhatian pengusaha Integreted Farming, Walter Bailey. Walter memberikan sinyal ingin bekerja sama untuk mengembangkan produk pertanian dan peternakan di Jateng.

Pada kesempatan itu, dilakukan penandatangan nota kesepahaman (MoU) bisnis antara Jateng yang diwakili PT Pinako Rotari Permai Jateng dengan Australis Leisure PTY Ltd Brisbane.

“Kami berharap, semoga kerja sama ini bisa langgeng demi kepentingan bersama,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Pariwisata, dan Olahraga (Disporapar) Jateng, Sinoeng Nugroho Rachmadi menambahkan, potensi kerjasama di bidang pariwisata juga dipromosikan di sana. Yakni gelaran akbar bertaraf internasional, Borobudur Marathon yang digelar November 2019 mendatang.

“Borobudur Marathon ini sangat menarik bagi negara sahabat. Semoga dari acara ini, ada banyak potensi kerasama yang bisa digali,” terangnya.

Sejumlah objek wisata di sejumlah daerah di Jateng pun ikut dipromosikan. Seperti Obyek Wisata Pulau Panjang, Jepara, Wisata Sigandu, Batang, kawasan Agro Edu Ecotourism Tlogo Kabupaten Semarang, dan Menoreh Resort Kabupaten Magelang.

Kunjungan kerja tersebut juga diikuti unsur nonbirokrasi, Ketua Kadin Jateng Kukrit Suryo Wicaksono, Ketua Badan Promosi Pariwisata Jateng Heru Isnamwan, serta Wakil Ketua Dekranasda Jateng Nawal Nur Arafah. Dari Pihak Queensland hadir Ketua Australia Indonesia Bussiness Council dan Ketua Trade Investment of Queensland, serta beberapa pengusaha lainnya. (bud)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *