Dinas Lingkungan Hidup Lakukan Uji Laboratorium Temuan Limbah di BKB

SEMARANG (Asatu.id) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang masih memeriksa dan meneliti temuan limbah yang diduga mengandung Bahan Berbahaya Beracun (B3) yang ditemukan di bantaran Sungai Banjir Kanal Timur (BKB), Kemarin.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang,  Sapto Adi Sugihartono mengatakan, pihaknya sudah melakukan pengambilan sempel untuk dilakukan penelitian.

“Akan kita cek dan teliti terlebih dahulu, untuk sementara dari pengamatan zat tidak berbabu dan berbentuk padat, dan jika terkena kulit dapat mengakibatkan gatal-gatal,” katanya, Selasa (9/7).

Lebih lanjut, Sapto mengungkapkan, sempel saat ini sudah dalam proses pengujian di laboratorium Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

“Sedangkan untuk pembersihan limbah yang dibuang di lokasi yang berdekatan dengan IPA PDAM tersebut, kami masih berkoordinasi dengan pihak keamanan setempat. Pasalnya, untuk mengangkut ratusan drum ke tempat pembuangan akhir (TPA)  Jatibarang, itu harus ada berita acaranya, agar tidak ada masalah dikemudian hari,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang menemukan puluhan drum yang berserakan yang diduga sebagai limbah beracun di bantaran sungai Banjir Kanal Barat (BKB) pada, Senin (8/7) lalu.

Limbah B3 sesuai definisi pada Undang-Undang 32tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan Lingkungan Hidup yang dimaksud dengan bahan berbahaya dan beracun (B3)  adalah zat energi,  dan /komponen lain yang karena sifat, konsentrasi dan/ jumlahnya. Baik secara langsung maupun tidak langsung dapat mencemarkan, merusak lingkungan hidup, membahayakan lingkungan hidup, kesehatan, kelangsungan hidup manusia dan makhluk hidup lainnya. (bud)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *