Edamame Asal Jateng Diminati Banyak Negara

SEMARANG (Asatu.id) – Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil mengatakan, produk Edamame asal Jateng memang diminati banyak negara. Setelah Jepang dan Amerika, kali ini Edamame asal Jateng diekspor perdana ke Eropa, tepatnya ke Belanda.

“Hari ini untuk edamame dari Jateng kita ekspor dua kontainer, total sekitar 44 ton. Sebenarnya permintaan tinggi mencapai 480 ton, maka kami meminta para petani untuk menanam edamame,” kata Jamil yang mendampingi Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, melepas ekspor kedelai sayur atau edamame pertama ke Eropa, tepatnya ke Belanda dari Pelabuhan Tanjung Emas Kota Semarang, Rabu (3/7).

Selain edamame, dalam kesempatan itu juga diekspor sejumlah hasil pertanian lainnya. Total ekspor produk pertanian kali ini lanjut dia sebesar Rp 81 miliar.

“Selain produk pertanian, kami juga hari ini ekspor produk non pertanian. Total ekspor produk pertanian dan non pertanian hari ini sekitar Rp 250 miliar,” tutur Jamil.

Lebih lanjut, Ali Jamil mengatakan, dalam kurun waktu 4,5 tahun terakhir sektor pertanian Indonesia mengalami perkembangan pesat. Hal itu dibuktikan dengan semakin meningkatnya jumlah ekspor komoditas pertanian dari tahun-tahun sebelumnya. Contohnya, nilai ekspor pertanian jauh meningkat yang berada pada angka 33 juta ton.

“Nilai ekspor pertanian kita saat ini meningkat jadi 43 juta ton. Naik sekitar 10 juta ton dari sebelumnya,” paparnya.

Selain itu, lanjutnya, angka inflasi di sektor pertanian juga mengalami penurunan drastis, yakni dari sekitar 10-an persen menjadi 1 persen lebih. Capaian itu menjadi angka inflasi terendah sepanjang sejarah. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *