22 Hari Masa Angkutan Lebaran 2019, PT KAI Daop 4 Semarang Berangkatkan 518.925 Penumpang

SEMARANG (Asatu.id) – Masa Angkutan Lebaran Tahun 2019 yang dimulai tanggal 26 Mei lalu telah berakhir pada Minggu, 16 Juni 2019 kemarin. Selama 22 hari pelaksanaan Angkutan Lebaran 2019 tersebut, tercatat PT KAI Daop 4 Semarang telah memberangkatkan sebanyak 518.925 penumpang dari stasiun-stasiun yang berada di wilayah PT KAI Daop 4 Semarang.

“Jumlah penumpang yang diangkut tahun ini mengalami peningkatan sebesar 7%, jika dibandingkan tahun lalu yang hanya sebesar 483.637 penumpang,” katanya Krisbiyantoro Manager Humasda PT KAI Daop 4 Semarang.

Dari jumlah penumpang yang diangkut tersebut, sebanyak 152.569 penumpang atau 29% diberangkatkan dari Stasiun Semarang Poncol, 127.291 penumpang atau 25% dari Stasiun Semarang Tawang, 86.954 penumpang atau 17% dari Stasiun Tegal, 58.428 penumpang atau 11% dari Stasiun Pekalongan, dan 93.683 penumpang sisanya dari stasiun keberangkatan lain 18%.

“Secara umum, pelaksanaan Angkutan Lebaran 2019 kali ini berjalan dengan aman, lancar, dan terkencali. Tidak ada gangguan ataupun kecelakaan dalam perjalanan KA pada masa Angkutan Lebaran tahun ini. PT KAI Daop 4 Semarang total menyiapkan 85 perjalanan kereta api (KA) dengan kapasitas angkut sebanyak 45.966 penumpang/hari,” ungkapnya.

Di wilayah PT KAI Daop 4 Semarang sendiri, lanjut Kris puncak keberangkatan menggunakan KA terjadi pada tanggal 9 Juni 2019 atau H+3 dengan jumlah penumpang naik mencapai 31.877 penumpang. Sedangkan untuk kedatangan terjadi pada tanggal 6 Juni 2019 (Hari ke-2 Lebaran), dengan jumlah penumpang yang turun mencapai 31.500 penumpang.

“PT KAI (Persero) Daop 4 Semarang terus menambah pelayanan kepada masyarakat selama angkutan lebaran kemarin. Salah satu pelayanan yang diberikan yakni menjalankan KA Ciremai Tambahan tujuan ke Bandung untuk masyarakat Kota Semarang. KA Ciremai Tambahan ini sudah dioperasikan sejak tanggal 1 Juni 2019 kemarin dan dijalankan hingga 30 Juni 2019 mendatang,” ungkapnya.

“KA Ciremai Tambahan relasi Semarang Tawang – Bandung membawa 4 kereta kelas eksekutif berkapasitas total 200 tempat duduk dan 4 kereta kelas bisnis berkapasitas total 256 tempat duduk. KA Ciremai Tambahan tujuan ke Bandung memiliki tarif antara Rp. 230.000,- hingga Rp. 450.000,- untuk kelas eksekutif dan Rp. 160.000,- hingga Rp. 360.000,- untuk kelas bisnis,” tambahnya.

PT KAI (Persero) Daop 4 Semarang juga menyediakan tarif khusus untuk perjalanan ke Kota Tegal dengan menggunakan KA Ciremai Tambahan ini. Tarif khusus yang diberikan untuk KA Ciremai Tambahan dari Semarang Tawang menuju Tegal yakni Rp. 85.000,- untuk kelas eksekutif dan Rp. 65.000 untuk kelas bisnis.

“Tarif khusus ini dijual dengan cara go show atau pembelian langsung di hari keberangkatan dengan batasan waktu 2 jam sebelum KA berangkat dan selama tempat duduk masih tersedia. Direncanakan KA Ciremai Tambahan ini akan menjadi KA yang berjalan regular, sehingga menambah frekuensi perjalanan KA menuju Bandung maupun sebaliknya yang sebelumnya sudah dilayani 2 kali dalam sehari dengan KA Ciremai dan KA Harina, menjadi 3 kali dalam sehari,” imbuhnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *