Usai Lebaran, Hendi Apresiasi Komitmen Jajarannya Tidak Libur

SEMARANG (Asatu.id) – Walikota Semarang Hendrar Prihadi apresiasi terhadap jajarannya yang secara totalitas memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, yakni dengan tetap bekerja memberikan pelayanan meski libur Lebaran.

“Meskipun libur Lebaran tetapi demi menjaga komitmen Pemerintah Kota Semarang dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, dengan tetap masuk bekerja. Kami apresiasi itu,” Katanya, usai memimpin apel pagi dilanjut dengan Halal Bi Halal di Lapangan Balaikota, Senin (10/6).

Tercatat hampir seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemerintah Kota Semarang tetap bekerja selama libur lebaran. Diantaranya seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Kesehatan, dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Bahkan timeline media sosial di Kota Semarang pun sempat diramaikan dengan tagar #KamiTidakLibur, untuk menginfokan kepada masyarakat jika pelayanan tetap berjalan.

“Terimakasih, ini merupakan tantangan yang luar biasa, melihat teman-temannya libur tapi panjenengan tidak libur, tetap melayani masyarakat dengan baik,” ungkapnya.

Lebih lanjut Hendi juga mengapresiasi kerja beberapa OPD yang dalam liburan lebaran namun tetap bekerja telah sukses menindaklanjuti laporan keluhan masyarakat. Salah satunya terlihat dengan diamankannya juru parkir di Kawasan Sam Poo Kong. Tindakan tersebut merupakan tindak lanjut adanya laporan tentang parkir liar yang kerap memasang tarif jauh diatas tarif sesuai Peraturan Daerah.

Selain itu tindak lanjut pelaporan masyarakat juga terlihat pada upaya penjangkauan pengemis, gelandangan, orang terlantar, dan pengamen liar di jalan-jalan protokol. Hal tersebut dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang melalui Satpol PP dan Dinas Sosial.

“Bekerja hari ini harus telaten, kerja keras dan kerja cerdas,” pesannya.

Di sisi lain, Hendi juga menekankan kepada setiap OPD di Pemerintah Kota Semarang untuk menjadikan keluhan masyarakat sebagai bagian evaluasi besar.

“Kita melayani 1,7 juta penduduk Kota Semarang, tidak bisa kita menyentuh satu persatu. Jadi apabila ada yang merasa tidak puas ini merupakan dinamika dalam kehidupan melayani masyarakat tidak untuk diambil hati tapi perlu dijadikan evaluasi,” pungkasnya.

“Teruskan kerja keras dan kerja cerdas. Apabila evaluasi sudah dilakukan cek setiap harinya, pastikan masyarakat melihat konsistensi dari komitmen pemerintah kota untuk bisa melayani masyarakat dengan baik,” imbuhnya. (is)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *