PT DLU Gelar Kampanye Keselamatan Penumpang Bertajuk Musik Ramadan

Pelawak Cak Percil saat menghibur penumpang di Pelabuhan Tanjung Emas

SEMARANG (Asatu.id) – Kampanyekan keselamatan penumpang saat berlayar,  PT Dharma Lautan Utama (DLU) menggelar kegiatan bertajuk Musik Ramadan ‘Mudik Asik Ramah Aman dan Nyaman’ dengan menghadirkan duo pelawak terkenal dari Jawa Timur yakni Cak Percil dan Cak Kuntet, di Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Sabtu (18/5).

Dengan candaan khas Jawa Timur nya, Cak Percil dan Cak Kuntet berhasil membuat ratusan penumpang yang tengah menunggu jadwal keberangkatannya terhibur.

Terkait hal itu, Direktur SDM dan Umum PT Dharma Lautan Utama, Muhammad Wahyudin mengatakan, kegiatan kali ini merupakan kegiatan yang bertujuan untuk menyosialisasikan kepada penumpang terkait dengan keselamatan saat melakukan pelayaran, sekaligus membentuk iklim mudik yang menyenangkan kepada penumpang.

“Selama ini orang berasumsi kalau mudik bingung cari tiket, apakah selalu berdesak-desakan? Disini kami dari PT DLU menyosiliaslisasikan bahwa ketakutan penumpang itu sudah tidak ada lagi, misalnya masalah tiket, penumbpang saat ini sudah dapat membeli tiket melalui aplikasi android, untuk mencari bording, kita sudah menyiapkan mesin self cheking jadi secara otomatis akan mendapatkan seat number, sehingga masing-masing orang memiliki tempat duduk,” katanya.

Wahyudin menjelaskan, untuk memastikan seluruh penumpang merasakan nyaman saat perjalanan mudik, pihaknya selalu mengutamakan baik fasilitas, kenyamanan maupun jaminan keamanan untuk seluruh penumpang.

“Berbagai fasilitas di dalam kapal kami sediakan, seperti tempat tidur atau tempat untuk istirahat yang nyaman, restaurant dengan harga yang terjangkau, ruang hiburan, ruang khusus untuk disabilitas, dan smoking area, dan beberapa fasilitas lainnya. Sehingga harapan kami, meski membeli tiket kelas ekonomi, penumpang akan tetap merasa nyaman selama dalam perjalanan,” ungkapnya.

Namun demikian, lanjut Wahyudin, pihaknya juga ingin memberikan pemahaman kepada penumpang bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama, baik operator maupun penumpang.

“Bahwa keselamatan juga berkaitan dengan perilaku kita semua yang ada di atas kapal. Kami selalu memberikan infromasi apa yang menjadi hak dari penumpang berkaitan dengan fasilitas, namun kami juga selalu memberikan infromasi apa yang menjadi kewajiban daripada penumpang. Misalnya tidak merusak property kapal, membuang sampah ditempatnya, tidak merokok disembarang tempat,” paparnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *