1.417 Mahasiswa USM Ikuti Pembekalan KKN

SEMARANG (Asatu.id) –  Sebanyak 1.417 mahasiswa Universitas Semarang (USM) mengikuti mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dan dibuka oleh Rektor USM Andy Kridasusila SE MM di Auditorium Ir Widjatmoko (13-18/5).

Ke-1.417 mahasiswa tersebut teridiri dari mahasiswa  kelas pagi maupun kelas sore dan mereka nantinya akan KKN di lima kecamatan, yaitu Kecamatan Tembalang, Banyumanik, Genuk, Pedurungan, dan Semarang Barat.

Menurut Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) USM Iswoyo SPt MP bahwa mahasiswa akan melakukan pengabdian di masyarakat selama satu bulan yang akan dimulai pada 16 Juli mendatang.

Masing-masing kelurahan terdiri dari 20 mahasiswa dari berbagai fakultas dan didampingi satu Dosen Pendamping Lapangan (DPL).

“Setelah mengikuti pembekalan KKN, mahaiswa diwajibkan untuk melakukan  survey lokasi, dimana nantinya mahasiswa akan menemukan permasalahan yang ada di masyarakat guna menyusun program kerja KKN,” ungkap Iswoyo.

“Harapannya mahasiswa diharapkan dapat memberi solusi permasalahan yang ada pada kelurahan yang akan ditempatinya agar kelurahan tersebut lebih maju,” tambah Iswoyo.

Iswoyo menambahkan ke depan Kabupaten Blora kelak akan dijadikan wilayah KKN bagi mahasiswa USM yang kemungkinan pada tahun 2020 dapat dilaksanakan KKN di Blora karena USM dengan Blora sudah Memorandum of Understanding (MoU).

Dari pembekalan ini mahasiswa diharapkan membuat program kerja, baik individu ataupun kelompok ,yang harus melibatkan masyarakat seperti karang taruna, kelompok UMKM, dan ibu-ibu PKK.

Narasumber pembekalan KKN antara lain Wakil Rektor I USM Prof Dr Hardani Widiastuti MM Psikolog, Wakil Rektor II  Dr Sri Budi Wahjuningsih MP Plh Wakil Rektor III Supoyo MT, Iswoyo MP, Dr Rini Sugiharti serta Perwakilan dari Pemerintahan Kota Semarang yang menjelaskan tata kelola mulai dari Kota Semarang hingga menjelaskan tentang kelurahan bahkan tentang kampung tematik.

Selaitu itu panitia juga menghadirkan narasumber lain di antaranya Camat Banyumanik, Camat Tembalang, Camat Genuk, Camat Pedurungan, dan Camat Semarang Barat yang menjelaskan tentang potensi hingga permasalahan yang ada di kecamatan masing-masing.

Menurut panitia Drs Wawan Setiawan MM mahasiswa akan  melaksanakan program KKN selama satu bulan mulai pada tanggal 16 Juli – 15 Agustus mendatang.

“Salah satu program wajib setiap kecamatan adalah kunjungan oleh Rektor USM  dan bazar murah untuk membantu memsarkan produk UMKM masing-masing kelurahan rencana akan digelar pada 6-8 Agustus mendatang” ungkap Wawan. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *