Mahasiswa dan Masyarakat Demo Beri Dukungan KPU dan Bawaslu

SEMARANG (Asatu.id) – Ratusan orang dari berbagai elemen dan ormas, mendatangi Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah, Jalan Veteran Semarang, Selasa (14/5).

Kedatangan massa ke kantor lembaga penyelenggara Pemilu tersebut bertujuan memberikan dukungan kepada KPU untuk menyelesaikan tuga-tugas tahapan Pileg dan Pilpres 2019 sampai tuntas, tanpa terpengaruh suasana dan keinginan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Secara bergantian perwakillan massa memberikan orasi, antara lain dari Kelompok Mahasiswa Kabupaten Semarang, HMI Badko Jateng/DIY, Ansor Jateng, IYC dan Forum Jawara. Mereka membawa beberapa poster, antara lain bertuliskan “IYC Mendukung TNI & Polri”, “Forum Jawara Mendukung TNI & Polri Membasmi Hoaks”, “Menolak People Power”, “IYC Mendukung KPU dan Bawaslu” dan beberapa spanduk lain.

“Di mana-mana didengungkan telah terjadi kecurangan, tapi tidak pernah ada bukti. Akhir-akhir ini ganti diserukan ajakan people power. Kami minta TNI dan Polri membasmi para penyebar hoaks, rakyat siap mendukung aparat negara,” kata Busro, yang menjadi koordinator lapangan.

Unjuk rasa yang berlangsung di depan pintu gerbang kantor KPU Jateng itu berlangsung tertib, tidak terlalu mengganggu lalu lintas  karena dijaga ketat aparat kepolisian.

“Kami minta pihak aparat bertindak tegas terhadap oknum-oknum yang mengancan stabilitas negara, termasuk oknum yang menyuarakan people power. Kita percayakan masalah pileg dan pilpres kepada KPU dan Bawaslu sampai tuntas. Siapa pun yang menang itulah pemimpin kita,” kata Busro lewat pengeras suara, yang disambut teriakan dukungan dari peserta lainnya.

Peserta unjuk rasa juga menyampaikan petisi yang berisi empat pernyataan sikap. Petisi itu ditulis berdasarkan beberapa pertimbangan, seperti kondisi masyarakat dan adanya provokasi ajakan people power yang merebak akhir-akhir ini.

Empat pernyataan sikap tersebut, yang pertama: mendukung terhadap rekapitulasi suara pileg & pilpres 2019 yang telah dilakukan KPU karena telah sesuai dengan aturan perundangan.

Kedua, yakin dan percaya bahwa kinerja KPU RI dalam rangka mensukseskan pemilu legislatif dan pemilu presiden 2019 telah bekerja profesional dan transparan.

Ketiga, menerima hasil putusan rekapitulasi suara pileg dan pilpres 2019 oleh KPU pusat yang rencananya akan disampaikan pada 22 Mei 2019.

Keempat, terkait beredarnya ajakan gerakan people power dari berbagai media massa, hal tersebut merupakan langkah gerakan inskonstitusional dan secara tegas harus ditolak.

Di akhir unjuk rasa, beberapa komisioner KPU Jateng menemui pengunjuk rasa di halaman kantor. Mereka menyatakan terimakasih atas dukungan dari masyarakat dalam menjalankan tugas dan laporan yang harus segera diselesaikan. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *