Unika-Dreamlight Kerja Sama Dokumentasikan Penanganan Sampah

Salah satu kegiatan di TPA Jatibarang Semarang (dok)

SEMARANG (Asatu.id)  – Dikenal sebagai salah satu universitas yang punya perhatian serius pada permasalahan sampah laut (plastik), Unika Soegijapranata Semarang bekerja sama Dreamlight World Media Ungaran telah merampungkan proyek penanganan dan pengelolaan sampah dalam bentuk film dokumenter.

Proyek itu berafiliasi dengan United Nations Environment Programme (UNEP) dengan Open University Belanda sebagai perancang program MOOC on Marine Litter.

Dalam siaran persnya, Senin (6/5), Inneke Hantoro STP MSc, anggota program yang juga pengajar Fakultas Teknologi Pertanian Unika mengatakan, Unika telah selesai menerjemahkan program MOOC tersebut ke Bahasa Indonesia dan menyiapkan berbagai studi kasus yang ada di Indonesia.

“Untuk itu untuk pendokumantasian kami mengajak Dreamlight Studio dengan menyambangi beberapa kota besar untuk melihat kasus per kasus bagaimana permasalahan sampah,” ujarnya.

Beberapa kota yang menjadi objek liputan adalah, Semarang, Jakarta, Bandung, Denpasar (Bali), dan Pulau Pramuka (Kepulauan Seribu). Salah satu temuannya, Pemkot Semarang terus berupaya untuk mengendalikan tumpukan sampah melalui berbagai program, antara lain pengelolaan sampah organik menjadi pupuk kompos dengan gas metana yang dihasilkan. Saat ini hasilnya telah dimanfaatkan untuk energi pembakaran oleh sedikitnya 200 kepala keluarga (KK) di sekitar TPA Jatibarang.

Semarang dengan luas wilayah mencapai 373.70 km2 tercatat setiap harinya memproduksi hampir 1000 ton sampah. Ini sebuah angka yang cukup fantastis, dan membutuhkan penanganan serta pengelolaan yang juga ekstra.

Dan yang menjadi perhatian utama salah satunya adalah sampah plastik. Menurut data, pada tahun 2016 tercatat 82 persen sampah dibuang ke TPA Jatibarang, Semarang Barat. Dan ditahun 2017 mencapai 78 persen. National Policy atau goal pemerintah Indonesia mengurangi sampah hingga 70 persen.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *