Klinik USM Siapkan Layanan Gratis bagi Petugas KPPS

SEMARANG (Asatu.id) – Banyaknya korban meninggal akibat kelelahan mengawal pesta demokrasi pemilihan presiden maupun pemilihan legislatif dengan menjadi petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) menarik perhatian dari berbagai pihak.

Universitas Semarang (USM) sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di Jawa Tengah turut berperan dalam membantu pemerintah menangani masalah tersebut, dengan memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi petugas KPPS di lingkungan Kecamatan Pedurungan, Semarang.

Pengurus Yayasan Alumni Undip Ir H Soeharsojo mengatakan, layanan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut digelar di Poliklinik USM sejak beberapa hari ini dan ditangani beberapa dokter profesional.

“Pelayanan gratis tersebut meliputi pemeriksaan-pengobatan kesehatan secara umum, pemeriksaan tensi, kolesterol, gula darah, dan asam urat,” katanya, Minggu (28/4).

Para petugas pemilu yang merasa kelelalahn atau kurang sehat bisa melakukan pemeriksaan kesehatan di Poliklinik USM dengan membawa surat pengantar dari Kelurahan setempat.

“Kami merasa prihatin dan turut bela sungkawa atas meninggalnya para petugas KPPS yang sampai saat ini mencapai jumlah yg memprihatinkan dan USM turut peduli terhadap masalah ini dengan menyediakan pelayanan pemeriksaan kesehatan secara gartis bagi petugas KPPS di poliklinik USM,” ungkapnya.

“Layanan Pemeriksaan kesehatan ini dalam rangka mendukung pemerintah untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi petugas KPPS agar tidak terjadi korban yang lebih banyak lagi” tambahnya.

Poliklinik USM yang sebenarnya sudah beroperasi melayani masyarakat ini rencananya akan diresmikan oleh Wali Kota Semarang sekaligus persemian apotek Kimia Farma USM pada Senin (29/4) besok.

Pada persmian tersbut akan digelar pengobatan gratis bagi masyarakat yang meliputi pemeriksaan kesehatan secara umum, pemeriksaan kolesterol, gula darah, dan asam urat.

USM menyiapkan kupon pemeriksaan gratis ini sebanyak 200 kupon lebih yang diberikan kepada masyarakat kurang mampu, para petugas KPPS, petugas kelurahan yang selama ini turut mengawal pemilu.

Menurut Ketua Yayasan Alumni Undip Prof H Abdullah Kelib SH dengan adanya kegiatan ini diharapkan bisa membantu masyarakat dalam memberikan pelayanan kesehatan.

“Pengobatan gratis ini wujud kepeduliaan USM terhadap masyarakat sekitar, terutama msyarakat kurang mampu maupun petugas pemilu yang selama ini berjuang mengawal pesta demokrasi,” ungkapnya.

“Kami turut membantu pemerintah dalam menciptakan masyarakat yang sehat dengan pelayanan yang kami berikan, semoga dengan keberadaan poliklinik dan apotek ini memberikan manfaat dan keberkahan bagi masyarakat sekitar,” imbuhnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *