Terimakasih Pak Gubernur, 47 Pahlawan Demokrasi Terima Santunan

SEMARANG (Asatu.id) – Air mata Tiflah Zakiyah jatuh. Dengan tangan gemetar, warga Desa Wonopringgo Pekalongan itu menerima santunan dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di Kantor Gubernuran Semarang, Jumat (26/4).

Santunan diterima Zakiyah atas meninggalnya sang ayah, Ahmad Sukadi, setelah menjalankan tugas sebagai anggota KPPS.

Zakiyah tak sendiri. Gubernur Jawa Tengah memberikan santunan kepada 47 keluarga petugas pemilu yang meninggal dan sakit. Rinciannya, 34 santunan diberikan bagi keluarga korban yang meninggal, sisanya untuk keluarga yang sakit saat melaksanakan tugas selama pemilu.

Santunan diberikan langsung oleh Ganjar kepada para ahli waris. Masing-masing mendapatkan Rp10 juta yang dananya bersumber dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pemprov Jateng.

“Terharu, sedih sekali. Tapi terimakasih kepada bapak Gubernur yang telah perhatian kepada kami,” kata Zakiyah.

Remaja 17 tahun itu menceritakan, sebagai seorang aparatur di desanya, ayahnya sudah sering menjadi petugas pemilu. Namun, dia tidak pernah menyangka, jika pelaksanaan pemilu tahun ini menjadi pemisah antara keduanya.
“Bapak tidak sakit, tapi punya riwayat darah tinggi. Saat dikabari bapak meninggal, saya sedang di sekolah,” tuturnya.

Hal senada disampaikan Anti Trianti (42), warga Kendal yang juga merupakan penerima santunan dari Gubernur. Anti mengatakan jika dalam pemilu tahun ini, suaminya yang bertugas sebagai Hansip gugur dalam tugas.

“Sore itu setelah tugas dari TPS, suami saya mengeluh masuk angin, terus saya kerokin. Belum selesai, dia izin ke kamar mandi, begitu keluar langsung jatuh,” terangnya menangis.

Anti mengaku sudah mengikhlaskan kepergian suaminya itu. Ia juga berharap, pengorbanan suaminya tidak sia-sia.

“Terimakasih juga buat Pak Gubernur, semoga perjuangan suami saya dan juga semua yang menjadi korban dalam demokrasi ini tidak sia-sia,” tutupnya.

Pemberian santunan kepada para keluarga petugas pemilu tersebut dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Isro’ Mi’roj Provinsi Jateng. Dalam kegiatan itu, dihadirkan Gus Muwafiq untuk memberikan ceramahnya. Selain kepada para ahli waris, Ganjar juga memberikan sejumlah bantuan kepada universitas negeri dan lembaga keagamaan di Jawa Tengah. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *