Penghitungan Tidak Sesuai, Bawaslu Rekom 26 TPS Hitung Ulang

Penghitungan Tidak Sesuai, Bawaslu Kecamatan Rekom 26 TPS Hitung UlangSEMARANG (Asatu.id) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang mencatat adanya rekomendasi hitung ulang terhadap perolehan suara di tingkat kecamatan. Hingga hari ini (25/4) mencapai 26 TPS yang tersebar di 11 Kecamatan se-Kota Semarang.

Terkait hal itu, Ketua Bawaslu Kota Semarang Muhammad Amin mengatakan, 26 TPS yang melakukan penghitungan ulang tersebut dikarenakan terdapat beberapa masalah sehingga dilakukan penghitungan surat suara dan verifikasi dokumen lainnya.

“Sesuai dengan ketentuan Pasal 374 ayat (2) UU No 7 Tahun 2017 tentang syarat dilakukan penghitungan suara ulang,” katanya.

Secara keseluruhan masalah terjadi karena ketidakcermatan di tingkat TPS terkait input angka terdiri dari data pemilih, pengguna hak pilih, surat suara sah/tidak sah, surat suara yg dikembalikan karena rusak/keliru coblos, surat suara tidak digunakan maupun yang digunakan serta penjumlahan perolehan suara paslon maupun parpol.

“Dalam rekapitulasi tingkat kecamatan semua data yang tidak singkron langsung dilakukan koreksi dengan dimasukkan pada formulir DAA 1 Plano tingkat Kecamatan serta formulir-formulir lainnya dengan disaksikan oleh jajaran Panwaslu Kecamatan dan Para Saksi,” ungkapnya.

Sementara itu, Nining Susanti menambahkan bahwa terkait rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara pada tingkat kecamatan Bawaslu serta jajarannya akan lakukan pengawasan hingga rekap yang dilakukan oleh PPK selesai dan kotak suara kemudian disampaikan pada tingkat KPU Kota Semarang.

“Sampai hari ini, Rekapitulasi penghitungan suara tingkat kecamatan se-Kota Semarang yang telah selesai baru 2 Kecamatan, yaitu kecamatan Tugu dan Kecamatan Semarang Tengah,” imbuhnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *