Ganjar Takziah Bambang Saptono, Petugas KPPS yang Meninggal

SEMARANG (Asatu.id) – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, melayat ke kediaman Bambang Saptono (52), anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia, Kamis (25/4). Melihat banyaknya pejuang demokrasi yang meninggal, Ganjar berharap pelaksanaan pemilu serentak direview.

Bambang Saptono merupakan anggota KPPS  di TPS 12 Kelurahan Barusari Kota Semarang. Dia meninggal dunia pada Rabu (24/4), pukul 17.29 WIB di RSUP Dr Kariadi Semarang dan disemayamkan di kediamannya Jalan Kaligarang no 21. Mengetahui kabar tersebut Ganjar langsung meluncur takziah.

“Kita minta pada KPU untuk ngurus ini semua, di Jawa Tengah lumayan banyak (yang meninggal). Tapi ini menjadi pembelajaran bagi kita, ternyata ada faktor X yang kita tidak pernah tahu, yang mestinya KPU secara institusi memerhatikan seperti ini,” kata Ganjar.

Meski nyawa tidak bisa digantikan apapun, lanjut Ganjar, namun setidaknya perlu diadakan asuransi petugas pelaksana Pemilu untuk cover masalah kesehatan. Sehingga mereka yang sudah melakukan tugas luar biasa ini ada jaminan, jadi ada ketenangan dalam mereka melakukan kerja toh ini lima tahun sekali.

“Mungkin perlu kita pertimbangkan juga untuk petugas seperti ini kita cek kesehatan sebelumnya,” katanya.

Ganjar juga mengatakan, banyaknya petugas yang meninggal telah dia laporkan ke Presiden. Selain itu terkait review pelaksanaan pemilu serentak juga telah dia diskusikan dengan beberapa anggota DPR RI.

“Apakah serentak pusat, provinsi kabupaten. Atau serentak eksekutif atau legislatif. Kayaknya kalau bareng seperti ini tidak ringan, sangat berat mereka bekerja. Kita tidak menduga akan serumit dan membutuhkan tenaga waktu pikiran yang luar biasa. Juga tekanan yang luar biasa,” katanya.

Sampai 24 April 2019 pukul 19.00 petugas KPPS di Jawa Tengah yang meninggal telah 32 orang dan yang sakit sebanyak 249. Mereka dari Kabupaten Demak, Banyumas, Sukoharjo, Banjarnegara, Purbalingga, Grobogan, Rembang, Magelang, Klaten, Batang, Kudus, Pekalongan, Kendal, Pemalang, Semarang dan Brebes. Ganjar mengatakan akan memberikan santunan kepada keluarga petugas pemilu di Jawa Tengah yang meninggal dunia maupun yang dirawat di rumah sakit.

“Insyaallah besok (Jumat, 26/4) akan kita kasih santunan. Tidak hanya yang meninggal, tapi yang sakit juga akan kami berikan,” katanya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *