Sekda Jateng Ajak Masyarakat Gunakan Shower, Bisa Hemat Air 60%

SEMARANG (Asatu.id) – Masyarakat diminta mengurangi kebiasaan mandi menggunakan gayung. Kebiasaan mandi masyarakat harus berganti pola, dari gayung berubah menggunakan shower. Penggunaan shower terbukti lebih hemat air hingga 60 persen.

“Mandi menggunakan shower sudah saya buktikan sendiri setiap hari di rumah. Memang lebih irit hingga 60 persen. Maka, saya mengajak, cara menghemat air salah satunya mandi dengan (menggunakan) shower, karena kalau menggunakan gayung, banyak air yang terbuang sia-sia,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono saat menghadiri Hari Air Dunia XXVII di Bendungan Jatibarang dengan tema “Semua Harus Mendapatkan Air,” Selasa (23/4) siang.

Selain hemat air, Sekda juga mengajak masyarakat peduli dengan alam dan sumber daya air. Karena, air merupakan kebutuhan paling dasar. Bahkan, air menjadi jantung kehidupan makhluk hidup di dunia.

“Konservasi alam harus didorong oleh semua elemen untuk melindungi sumber air. Tinggalkanlah mata air, bukan air mata untuk anak cucu kita nanti. Kurangi, kalau bisa, stop sampah plastik,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Sekda bersama Kepala BBWS Pemali Juana juga melepas ratusan benih ekor ikan ke tengah Bendungan Jatibarang dan melepas raturan ekor burung, agar terwujud kesimbangan alam di kawasan Jatibarang. Sebelumnya, Sekda juga turut menyumbangkan darahnya dalam kegiatan yang juga dikerjasamakan dengan PMI Kota Semarang itu.

Kepala BBWS Pemali Juana, Ruhban Ruziatno menambahkan, pertumbuhan populasi manusia yang cepat, membuat kebutuhan air bertambah 30 persen pada 2050. Ketersediaan air di wilayah Jateng dengan jumlah bendungan maupun waduk sebanyak 41 buah dengan elevasi di atas 83 persen, mampu mencukupi kebutuhan masyarakat. Bahkan, saat ini pihaknya sedang membangun sembilan embung di beberapa wilayah Jateng. Sehingga, masalah kekurangan air di Jateng, kemarau pun tidak ada masalah. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *