Usai Coblosan, Saatnya Masyarakat Amalkan Sila Ketiga Pancasila

Usai Coblosan, Saatnya Masyarakat Amalkan Sila Ketiga PancasilaKENDAL (Asatu.id) – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, mengajak seluruh masyarakat untuk kembali bersatu seusai Pemilu 2019. Semua hal yang membuat persatuan hampir terberai, diminta dilupakan dan sudah saatnya masyarakat mengamalkan sila ketiga Pancasila, yakni Persatuan Indonesia.

Hal itu disampaikan Ganjar saat menghadiri acara Haflah Akhirussanah dan Manba’ul Hikmah Bersholawat di Halaman SMP-SMK Ponpes Manba’ul Hikmah, Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jumat (19/4) malam lalu. Hadir pula pada acara tersebut, Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf dan ribuan Syechermania dari Kendal dan sekitarnya.

“Sudah tidak relevan lagi masyarakat terpecah belah seperti sebelumnya. Hari ini sudah tidak ada lagi ‘kampret-cebong,’ tidak ada lagi nomor satu atau nomor dua. Yang ada sekarang adalah nomor tiga, yakni Persatuan Indonesia,” kata Ganjar sambil mengacungkan tiga jarinya kepada ribuan Syechermania.

Gubernur menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat untuk melupakan perseteruan pada Pemilu lalu. Saatnya sekarang, semua bergandeng tangan dan kembali bersaudara.

“17 April sudah lewat, mari kita kembali bergandeng tangan sebagai satu bangsa. Untuk proses Pemilu, serahkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) sampai nanti ditentukan siapa pemenangnya,” tegasnya.

Orang nomor satu di Jawa Tengah ini juga berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang menjaga pesta demokrasi di wilayah Jateng, sehingga berlangsung aman dan damai.

“Khususnya kepada para tokoh agama, ulama, TNI/ Polri dan semua instansi yang telah bekerja keras menjadikan Pemilu di Jateng aman. Alhamdulillah semua berjalan lancar tanpa ada gangguan apapun. Terima kasih pula pada masyarakat Jawa Tengah, karena partisipasi dalam Pemilu tahun ini luar biasa,” tutur mantan anggota DPR RI ini.

Selain kepada masyarakat, Ganjar juga menyampaikan pesan kepada seluruh aparatur pemerintahan untuk kembali bekerja melayani masyarakat. Menurutnya, pembangunan masih panjang, banyak persoalan yang harus segera diselesaikan.

“Masih banyak masyarakat miskin, masih banyak yang tidak bisa bayar rumah sakit, anak balita sakit, rumah mau roboh dan sebagainya. Mari kita kembali bekerja, berikhtiar menjalankan tugas untuk menjadikan Jawa Tengah adil dan makmur,” tukasnya.

Sementara itu, Habib Syech dalam sambutan singkatnya mengaku plong karena pelaksanaan Pemilu 2019 di Jateng telah berjalan sukses dan aman. “Sekarang saya plong, karena Jawa Tengah aman, Idonesia aman. Terima kasih kepada seluruh Syechermania yang turut menyukseskan Pemilu 2019,” ucapnya.

Habib Syech juga mengajak seluruh masyarakat kembali berpikir waras dengan membantu menyukseskan program-program pemerintah. Menurutnya, pemerintah sudah berusaha keras untuk menyejahterakan masyarakat.

“Apalagi Jawa Tengah, Pak Ganjar dan Gus Yasin luar biasa, salah satunya telah mempedulikan para guru ngaji. Mari kita doakan agar Pak Ganjar dan Gus Yasin sehat terus dan menjadi pemimpin yang hebat sehingga Jawa Tengah maju dan jadi percontohan nasional,” pungkasnya.(IS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *