Supriyadi : Pengelola Sekolah Harus Melek Teknologi

Supriyadi : Pengelola Sekolah Harus Melek TeknologiSEMARANG (Asatu.id) – Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi mendorong pengelola sekolah dalam memanfaatkan kemajuan teknologi tidak boleh ketinggalan. Salah satunya dalam aspek pengelolaan informasi dan dokumentasi di sekolah.

Hal tersebut mengingat, perkembangan teknologi informasi sudah menyentuh segala aspek kehidupan. Kebutuhan akan akses kecepatan informasi diperlukan.

Karenanya, Sebagai lembaga pendidikan, sekolah memiliki kewajiban untuk memberikan informasi terbuka pada masyarakat. Mulai dari data sekolah, prestasi siswa, hingga kebijakan pengelola sekolah dalam melaksanakan kewajibannya.

”Sekolah harus memanfaatkan kemajuan teknologi dalam rangka mencapai tujuan pendidikan,” ujar Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi saat menjadi narasumber pada kegiatan workshop pengelolaan informasi dan dokumentasi satuan pendidikan di Hotel Plaza, baru-baru ini.

Workshop yang berlangsung dua hari dan diikuti ratusan perwakilan sekolah se Kota Semarang ini mengambul tema ”Membangun Budaya Keterbukaan di Lingkungan Dinas Pendidikan Kota Semaran”.

Selain Ketua DPRD Kota Semarang narasumber lainnya dari perguruan tinggi, kepolisian dan lain sebagainya. Dikatakannya, kebutuhan informasi dan komunikasi dapat dipenuhi dengan mudah.

Tidak hanya berbasis komputer, tapi bisa juga diakses dengan gadget yang ada pada tangan (telepon genggam, laptop, tablet dan lain sebagainya).

Perubahan gaya hidup menuju era digital berimbas pada semakin menguatnya harapan masyarakat untuk mendapatkan informasi publik yang berkualitas.

Seiring dengan itu, sebagai lembaga pemerintah daerah, DPRD Kota Semarang juga berinovasi dan terus meningkatkan upaya-upaya guna memenuhi kebutuhan informasi publik untuk masyarakat.

Kebutuhan informasi publik bagi masyarakat untuk mengetahui kinerja pemerintah daerah sekaligus sebagai saluran komunikasi dua arah.

“Perkembangan teknologi digital telah mendisrupsi berbagai aktivitas manusia, tidak hanya sebagai mesin penggerak ekonomi tapi sudah menyentuh ke semua aspek. Pemkot Semarang sudah berhasil dalam memanfaatkan kemajuan teknologi informasi ini dalam rangka menunjang kinerjanya,’’kata Supriyadi.

Politikus PDI Perjuangan ini menambahkan digital disruption adalah suatu kondisi yang terjadi akibat perubahan teknologi digital dan bentuk model bisnis.

Melalui pemanfaatan digital ini maka akan mendapatkan kemudahan, kecepatan, kejelasan dan keamanan sebuah kondisi bisnis yang dijalankan. ‘’Kami juga punya E-Sarapan.

Aplikasi ini untuk menyampaikan saran, aspirasi dan harapan pada DPRD Kota Semarang. Sesuai tagline-nya, Sarapan adalah saran, aspirasi, dan harapan.

Manfaatkan E-Sarapan, lebih mudah dan cepat tersampaikan.” kata Supriyadi. Selain itu, DPRD Kota Semarang sudah mempunyai website , dprd.semarangkota.go.id yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat.

Website ini, berisikan informasi mengenai agenda kegiatan DPRD, profil anggota dewan. Selain itu ada juga informasi terbaru seputar kegiatan/aktivitas DPRD serta foto dan video dokumentasi.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *