Dokter Ahli Minta Penggunaan Antibiotik pada Hewan Perlu Dikendalikan

Suasana seminar yang dihadiri oleh produsen, peternak dan pemerintah.(foto dok)

JAKARTA (Asatu.id) Ketua Komisi Pengendalian Resistensi Antimikroba Dr Hari Paraton SpOG menekankan pentingnya pengendalian penggunaan antibiotik berlebihan pada hewan terutama ternak, yang ketika pada akhirnya dikonsumsi, bisa berakibat pada kesehatan manusia. Karena kesehatan itu tidak ternilai harganya.

“Maka tugas pengendalian penggunaan antibiotik itu menjadi tanggung jawab bersama, terutama pihak-pihak yang berhubungan dengan dunia peternakan dan kesehatan hewan,” kata Heri Paraton pada seminar Peran Produsen Obat Hewan dalam Pengendalian Resistensi Antibiotik, Kamis (18/4).

Acara itu dihadiri oleh para pimpinan produsen obat hewan Indonesia beserta para penanggung jawab teknis obat hewan, dan stakeholder terkait, berlangsung di gedung Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan RI Jakarta.

Ditjen Kesehatan Hewan kementan RI perm. mengadakan acara pertemuan produsen obat hewan tahun 2019 sebagai lanjutan dari pertemuan serupa akhir tahun lalu.

Acara yang dibuka oleh Kasubdit Pengawasan Obat Hewan drh Ni Made Ria Isriyathie Phd ini juga dihadiri oleh jajaran pengurus pusat ASOHI (asosiasi obat hewan indonesia), para pejabat di lingkungan direktorat jenderal peternakan dan kesehatan hewan,para penanggung jawab teknis obat hewan serta para pimpinan produsen obat hewan indonesia, dan juga para narasumber.

Dalam acara itu kasubdit berharap ada sinergi yg semakin baik antara pemerintah dan para produsen obat hewan dalam hal pelaksaanan regulasi yg ditandai dengan semakin banyaknya produsen yg melakukan proses CPOHB (cara pembuatan obat hewan yang baik) dan produk-produk obat hewan yg teregristrasi.

Pihaknya mendorong para produsen obat untuk bisa menjadi eksportir obat hewan ke mancanegara. Acara itu dilanjutkan dengan seminar seputar CPOHB. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *