Ganjar Perbaiki Rumah Milik Warga Brebes yang Hampir Rubuh 

BREBES (Asatu.id) – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Brebes, Senin (15/4). Salah satu agendanya adalah menyerahkan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Slatri, Kecamatan Larangan, daerah asal lawan politiknya pada Pilgub Jateng 2018 silam, Sudirman Said. 

Rumah tidak layak huni (RTLH) yang direnovasi adalah milik Ahmad Judin bin Mawad (75), warga Slatri RT 10 RW 1 Kecamatan Larangan. Di rumah dia tinggal hanya bersama Sana’ah (70) istri yang telah memberinya enam orang anak.

“Tapi yang tiga telah meninggal. Tinggal tiga yang satu bekerja di Jakarta. Ya semua jarang ke sini, menengok hanya sesekali,” kata Judin.

Judin merupakan warga Slatri yang berulangkali menjabat sebagai pembantu kepala desa setempat. Karena usia, kini dirinya hanya tinggal di rumah yang bagian belakangnya hampir runtuh. Ganjar berharap bantuan RTLH tersebut mampu menyelesaikan perbaikannya.

“Sebenarnya kalau kebutuhannya banyak sekali hampir tidak pernah bisa kita cukupi setiap tahun, makanya kita insert bantuannya dari Baznas. Ini adalah respon dari masyarakat yang melapor lewat medsos yang banyak. Pas kita kunjungan kita ke Brebes menyerahkan bantuan APBD, kita coba respon apa yang jadi masukan dari masyarakat,” katanya.

Ganjar juga menyerahkan bantuan RTLH pada Ruslan Warga Tegalglagah RT 01/01 Kecamatan Bulakamba dan Abdul Rokhim warga Lamaran RT 11 RW 7 Desa Sitanggal Kecamatan Larangan.

Setelah menyerahkan bantuan renovasi RTLH, Ganjar juga mengajak warga Slatri untuk rembugan berbagai persoalan di daerahnya bersama Bupati dan Wakil Bupati Brebes.

“Sengaja saya sehari melakukan kunjungan kerja ke Brebes. Alhamdulillah kalau tahun kemarin Rp 100 miliar lebih, sekarang Rp 200 miliar lebih. Semoga bisa dimanfaatkan untuk infrastruktur pendidikan kesehatan dan lainnya. Kabar baik juga muncul tadi harga brambang sudah melambung. Brebes harus jadi rajanya brambang. Ada yang dijual mentah dan diolah. Setelah diolah dikemas dengan baik. Agar bisa dijual di mal,” katanya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *