14.000 Peserta Joget Tari Semarangan akan Meriahkan Puncak Peringatan HUT Kota Semarang ke-472

Pj Sekda Kota Semarang Agus Riyanto

SEMARANG (Asatu.id) – Puncak peringatan Hari Jadi Kota Semarang ke-472 pada 2 Mei 2019 mendatang, akan di meriahkan dengan joget tari semmarangan dengan peserta terbanyak yakni berjumlah 14.000 peserta.

“Serangkaian acara akan digelar khusus dengan melibatkan warga masyarakat Kota Semarang. Dan yang paling menarik nantinya akan ada joget bareng Tari Semarangan dengan peserta terbanyak sekitar 14.000 orang, yang akan dicatat oleh LEPRID sebagai rekor peserta joget terbanyak,” Kata Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang Agus Riyanto, Senin (15/4).

Lebih lanjut, Agus yang juga menjadi Ketua Panitia HUT Kota Semarang ke-472 mengungkapkan, Kegiatan diawali dengan upacara peringatan HUT, kemudian dilanjutkan dengan lomba Tari Semarang Hebat dan ditutup dengan Joget Bareng Tari Semarangan diiringi musik Goyang Semarangan.

“Yang berbeda pada acara kali ini saat upacara dan kegiatan tersebut tidak di halaman Kantor Wali Kota Semarang, tapi di Jalan Pemuda,” ungkapnya.

Agus menerangkan, para peserta upacara, dan Joget Bareng Semarangan akan mengenakan baju Semarangan lengkap kecuali TNI dan Polri. Perempuan memakai baju encim warna putih bawahan kain batik semarangan selendang merah. Sedangkan laki-laki memakai bajo koko warna putih bawahan celana hitam dililit kain batik Semarangan dan selendang merah.

“Acaranya nanti akan selesai sekitar pukul 09.00. Kami mengimbau agar selama pelaksanaan acara tersebut mencari jalur alternatif lain. Kami data secara resmi peserta sementara ini dari elemen karang taruna, PKK,  pelajar,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Indriyasari mengatakan, Untuk kostum lomba Tari Semarang Hebat peserta perempuan menggunakan baju encim warna merah bawahan kain Semarangan selendang merah. Sedangkan konstum laki-laki menggunakan baju koko warna merah celana merah dililit kain Batik Semarangan dan memakai iket.

“Untuk latihan sebetulnya kita sudah sosialisasi sejak seminggu yang lalu. Latihan sudah kita lakukan. Selain itu juga disiapkan instruktur yang siap dihubungi untuk berlatih,” ungkapnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *