Guru Ngaji Jepara Digelontor Rp 3,2 Miliar

Guru Ngaji Jepara Digelontor Rp 3,2 MiliarJEPARA (Asatu.id) – Setelah guru ngaji beberapa kota/kabupaten menerima uang insentif, giliran guru ngaji di Kabupaten Jepara digelontor dana yang sama. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sendiri yang menyerahkan dana tersebut, Jumat (12/4).

Tidak tanggung-tanggung, dana sebesar Rp 3,2 miliar digelontorkan untuk  11.758 guru ngaji di Bumi Kartini tersebut. Pemberian insentif kepada para guru ngaji itu dilaksanakan di Pondok Pesantren Balekambang Jepara.

Di hadapan para guru ngaji, Ganjar berharap agar bantuan yang diberikan itu dapat memotivasi guru ngaji untuk mengajar agama kepada generasi penerus.

“Pemberian bantuan-bantuan ini, selain bentuk perhatian kami kepada masyarakat juga untuk pembelajaran. Bahwa tidak semua APBD di Jateng diperuntukkan bagi pembangunan infrastruktur, namun juga untuk keperluan lain, salah satunya peningkatan sumber daya manusia,” ucapnya.

Bersama Gus Yasin, Ganjar mengatakan ingin bekerja keras untuk menyejahterakan masyarakat Jawa Tengah.

“Untuk itu, tidak hanya infrastruktur saja yang kami perhatikan, namun juga peningkatan SDM. Ada bantuan beasiswa untuk anak sekolah, bantuan pelatihan, bantuan kepada guru-guru ngaji dan lain sebagainya,” paparnya.

Meskipun tidak besar, namun Ganjar yakin insentif yang diberikan kepada guru ngaji tersebut sangat bermanfaat. Dirinya menerangkan, jika bantuan itu hanya sebagai bentuk penghormatan atas kiprah para guru ngaji itu.

“Semoga ini bisa bermanfaat. Kami akan terus berusaha meningkatkan bantuan-bantuan ke depan agar cita-cita membangun Jawa Tengah yang lebih baik dapat terwujud,” tegasnya.

Pemberian bantuan itu diapresiasi oleh banyak pihak. Bupati Jepara, M Marzuki mengatakan jika bantuan yang diberikan itu adalah wujud cinta bapak kepada anak.

“Ini bukti cinta bapak kepada anak. Ini bukti bahwa pemerintah tidak tinggal diam dan selalu berusaha untuk menyejahterakan masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, perwakilan dari Kantor Kemenag Jawa Tengah, Nur Abadi mengatakan, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo merupakan pemimpin yang sangat perhatian kepada rakyatnya. Terbukti, Ganjar mengeluarkan Rp 205 miliar untuk membantu para guru ngaji, yang selama ini tidak diperhatikan.

“Di Jawa Tengah ini, tercatat ada 171.131 guru ngaji. Kami sangat bersyukur diberikan insentif oleh bapak Gubernur. Kami sudah bekerjasama dengan Bank Jateng Syariah untuk mengelola ini, dan alhamdulilah semua sudah masuk rekening dan siap diserahkan kepada para guru ngaji,” ucapnya.

Ia berharap bantuan ini terus diberikan. Perhatian-perhatian semacam ini merupakan pelecut semangat para guru ngaji untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.

Selain bantuan kepada guru ngaji, Ganjar juga memberikan bantuan-bantuan lain kepada masyarakat Jepara.

Bantuan-bantuan itu diberikan untuk pembangunan infrastruktur, kesehatan, pelatihan kerja dan juga beasiswa sekolah.(IS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *