Ganjar Touring Motor Hadiri Kampanye di Tiga Kota

MAGELANG (Asatu.id) – Di hari terakhir kampanye terbuka, Ganjar Pranowo terjun langsung jadi juru kampanye di Ambarawa, Kabupaten Magelang dan Kabupaten Temanggung, Sabtu (13/4). Bersama puluhan ribu masyarakat, Ganjar mengendarai sepeda motor menuju lokasi kampanye di tiga kota itu.

Ganjar mulai menggeber sepeda motornya dari Semarang sekitar pukul 08.10 WIB menuju titik pertama kampanye terbuka di Alun-alun Ambarawa. Warga yang semulanya berpencar di berbagai penjuru, langsung merangsek ke alun-alun begitu melihat Ganjar naik panggung dan memberikan orasi.

“Bapak ibu, pastikan keluarga, tetangga dan teman-teman sudah terdaftar. Ajak mereka ke TPS, pakai pakaian putih, karena putih adalah suci, bersih karena putih adalah kita,” kata Ganjar.

Ganjar mengatakan, mulanya dirinya diundang untuk terlibat dalam konser di Gelora Bung Karno Jakarta. Namun sejumlah kegiatan di beberapa daerah di Jawa Tengah pada hari terakhir kampanye terbuka ini tidak bisa Ganjar tinggalkan.

“Hari ini memang saya sebenarnya diundang di Gelora Bung Karno (GBK) tapi maaf saya tidak bisa datang. Karena hari ini ada undangan di Ambarawa, Magelang dan Temanggung. Sementara Purworejo dan Pekalongan juga membuat acara. Ada banyak titik di Jawa Tengah  membuat acara meramaikan hari terakhir kampanye,” kata Ganjar.

Selesai di Ambarawa, Ganjar melanjutkan menarik gas motornya menuju Kabupaten Magelang, juga dalam rangka menyampaikan orasi kampanye terbuka di lapangan Sawitan. Namun Ganjar harus berjuang keras untuk keluar dari kemacetan saat melintasi ruas jalanan dari Perbatasan Kabupaten Semarang hingga pusat Kabupaten Magelang. Dari Ambarawa, Jambu, Secang hingga tiba di Kota Mungkid.

“Tadi dari Ambarawa mau ke Magelang macet, kangelan. Semua jalan dipenuhi banteng-banteng Magelang,” katanya.

Melihat simpatisan yang berjibun, Ganjar pun langsung naik panggung dan memberikan orasi. Politisi PDIP yang menjabat Gubernur Jawa Tengah itu menguji kesiapan simpatisan capres nomor urut 01, khususnya dari kader PDI Perjuangan.

“Kita akan merahkan Magelang dan akan kita buktikan, nomor satu dan nomor tiga akan menang. Ini kampanye terakhir. Pastikan keluarga dan tetangga sudah terdaftar. Pastikan besok tanggal 17 April berangkat ke TPS,” katanya.

Ganjar juga mengatakan agar semua pendukung Capres nomor urut 01 jangan mau dipecah belah, khususnya dengan berbagai fitnah serta kabar-kabar hoax yang semakin merajalela menjelang pelaksanaan pemungutan suara.

“Jangan mau diprovokasi. Jangan mau ditabrak oleh kekuatan yang akan memecah belah. Hari ini hoaxnya luar biasa banyak. Pendukung Jokowi Ma’ruf Amin harus melawan,” katanya.

Beragam hoax memang sempat membuat geger proses pemilihan presiden ini. Ganjar menyebut dari persebaran hoax tujuh kontainer surat suara sampai hoax rusaknya sistem IT KPU.

“Sekarang semua sudah membuat rekayasa. Katanya tujuh kontainer sudah tercoblos. Ternyata ngapusi. Katanya sistem IT KPU sudah dirancang untuk memenangkan Jokowi Ma’ruf Amin. Ternyata juga ngapusi. Katanya kita menghajar orang sampai mukanya bonyok. Juga ngapusi. Apa sampeyan mau dipimpin oleh orang yang suka ngapusi?” teriak Ganjar yang disambut jawaban meriah peserta kampanye. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *