Ave Maryam, Ketika Seorang Biarawati Jatuh Cinta

SEMARANG (Asatu.id) – “Jika surga belum pasti untuk saya, untuk apa aku mengurusi nerakamu?” begitulah sepenggal kutipan yang terngiang dalam sebuah film berjudul Ave Maryam besutan sutradara Ertanto Robby Soediskam.

Mengambil latar belakang kejadian di sebuah asrama biarawati di Semarang, film ini memilih lokasi syuting bertema vintage dengan arsitektur tempo dulu yang sangat estetik.

Film romansa kontroversial ini dianggap berani dengan mengusung tajuk keagamaan, membangun sebuah realitas kehidupan biarawati yang berada pada dua pilihan besar dalam hidupnya.

Cerita dimulai dengan menggambarkan kehidupan Maryam, 40 tahun, seorang biarawati yang mengabadikan diri untuk mengurus biarawati lansia.

Suatu malam Romo Martin, 45 tahun, memperkenalkan suster Monic sebagai penghuni baru kesusteran. Suster Monic juga ditemani oleh Romo Yosef, 30 tahun.

Suster Mila, 40 tahun, sebagai penanggung jawab kesusteran menyambut gembira, apalagi Romo Martin menjanjikan kepadanya bahwa Romo Yosef akan mengajari orksestra. Keahlian Romo Yosef dalam bermain musik membuat Suster Maryam jatuh hati.

Suster Monic sebagai suster yang sudah berpengalaman mencoba menasehati Romo Yosef namun hasrat terus tumbuh, hingga keduanya menjalin hubungan diam-diam.

Maudy Koesnaedi sebagai biarawati Maryam pun bimbang antara menggenggam erat janji melayani umat, dan mencintai seorang Romo yang menambatkan hatinya.

Sang sutradara film Ave Maryam, Ertanto Robby Soediskam berharap Ave Maryam dapat terhubung dengan anda dan orang-orang yang anda cintai, dengan ingatan anda berbagi pengalaman mencintai diri anda dan dunia.

“Ave Maryam sangat personal untuk saya, sebuah film tentang cinta, kejujuran, dan pengabdian pada kemanusiaan,” ujarnya.

Film yang juga mengambil lokasi syuting di Yogyakarta, telah meraih sejumlah penghargaan di antaranya Nominee New Talented Director, Hong Kong Asian Film Festival 2018, Nominee Best Movie Hanoi International Film Festival 2018, serta Cape Town International Film Market And Festival 2018.

Sejumlah aktor Indonesia yang memerankan peran dalam film ini adalah Maudy Koesnaedi sebagai Maryam, Tutie Kirana (Monic), Chicco Jerikho (Yosef), Joko Anwar (Martin), Olga Lydia (Mila), Dinda (Thania), Febby (Rebecca).

Film Ave Maryam telah diputar di Cape Town Film Festival 2018, Hanoi Film Festival 2018, Hong Kong Asian Film Festival 2018, Jogja-Netpac 2018, dan akan tayang di bioskop Indonesia mulai 11 April 2019. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *