Takashi Wire, Coil Unggulan Ciptakan Sensasi Rasa bagi Pecinta Vape

SEMARANG (Asatu.id) – Sekarang ini rokok elektrik atau yang dikenal dengan vape kian menjamur di kalangan mansyarakat terutama anak muda. Selain karena fungsi utamanya, yaitu untuk mengurangi penggunaan rokok tembakau, ternyata vape memiliki sensasi tersendiri yang bisa membuat orang-orang menjadi betah atau tertarik untuk menggunakannya.

Vape sendiri tidak menggunakan bahan-bahan ataupun kandungan berbahaya seperti yang ada pada rokok tembakau. Satu-satunya kandungan yang familiar yang terdapat pada rokok tembakau dan vape adalah nikotin yang mana merupakan sebuah zat yang memang dibutuhkan oleh tubuh.

Vape telah mengalami perkembangan sejak tahun 2008-2010 yang sangat jauh dari rokok elektrik yang kita kenal pada awal mula booming di Indonesia. Inti dari vape adalah alat dimana cairan e-liquid khusus dirubah menjadi uap yang dapat dihirup, menimbulkan efek seolah-olah kita sedang merokok.

Oleh karena itu sekarang ini sudah semakin banyak vapestore atau toko yang menyediakan penjualan produk yang terkait dengan vape sehubungan dengan antusias orang-orang untuk mulai berhenti merokok dan beralih ke vape.

Untuk orang yang dalam kesehariannya menggunakan vape, pastinya sudah tidak asing lagi dengan bagian-bagian yang ada pada device rokok elektrik ini. Salah satu bagian yang paling berpengaruh dalam menghasilkan sensasi rasa atau flavor adalah tergantung dari jenis kawat atau coil.

Seperti vapestore AES Vapepoint milik Helmy Takashi yang bertempat di Jl Sriwijaya No 15A Semarang kini telah meluncurkan produknya bernama Takashi Wire yang merupakan jenis kawat yang berkualitas sebagai bahan untuk membuat coil.

Helmy Takashi yang juga seorang coil builder ini mengungkapkan tidak semua jenis kawat yang digunakan sebagai bahan pembuat coil pada vape dapat dijadikan bahan untuk membuat coil. Kawat sangat berpengaruh dalam menghasilkan flavor terlepas dari jenis serta kualitas kawat itu sendiri.

“Kawat merupakan nyawa kedua dari vape yang berpengaruh pada rasa. Fungsi kawat pada vape adalah sebagai bahan untuk membuat coil. Sedangkan coil pada vape berfungsi sebagai pemanas cairan liquid hingga mencapai titik kematangan tertentu. Oleh karena itu, jika ingin mendapatkan pengalaman vape yang berkualitas sebaiknya perhatikan soal memilih jenis kawat sesuai kebutuhan kita,” ujarnya.

Helmy menjelaskan AES Vapepoint sendiri baru-baru ini meluncurkan produknya bernama Takashi Wire menawarkan beragam jenis kawat yang relatif lebih murah kisaran seharga 30 ribu hingga 40 ribu rupiah. Selain itu juga menawarkan jasa memasang kawat tersebut.

“Kami menjual kawat vape lebih murah dengan kualitas bagus, jadi harganya bisa bersaing. Selama setahun ini penjualannya lewat online di instagram @aes_vapepoint dan @takashiwire maupun di tokopedia dan go shop. Baru dua bulan ini kami menempati vapestore baru ini,” jelasnya.

Sementara itu, Rian Maulana selaku manager store menambahkan konsep AES Vapepoint didesain seperti rumah sendiri bagi semua kalangan terutama wadah untuk komunitas sebagai ajang silahturahmi yang dilengkapi fasilitas wifi dan area latihan kompetisi cloud trick dan cloud chasing.

“Selain itu, kami juga menggelar kompetisi tersebut setiap dua bulan sekali. Buka dari pukul 13.00-23.00 WIB. Ke depannya akan dilengkapi makanan siap saji seperti angkringan sehingga bisa diterima semua kalangan terutama komunitas agar semakin ramai sehingga penjualan meningkat,” pungkasnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *