Asyik Promo Go Pay Diskon 50% Naik Trans Semarang Diperpanjang 30 Juni 2019

Asyik Promo Go Pay Diskon 50% Naik Trans Semarang Diperpanjang 30 Juni 2019SEMARANG (Asatu.id) – Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Trans Semarang, Ade Bhakti Ariawan mengungkapkan promo Go Pay diskon 50% diperpanjang hingga 30 Juni 2019.

“Antusias pengguna jasa Trans Semarang dengan non tunai memakai Go Pay ini cukup tinggi, kami ingin pengguna jasa tidak repot lagi memakai uang tunai saat bertransaksi,” tuturnya.

Sebelumnya Promo Go Pay Pertama diluncurkan tepat pada peringatan HUT Trans Semarang ke -9 tahun pada 3 September 2018 hingga 31 Oktober 2018, dilanjutkan Promo kedua yakni Cashback 50% mulai 1 November hingga 31 Desember 2018, kemudian promo ketiga dilaksanakan pada 2 Januari hingga 31 Maret 2019.

BLU UPTD Trans Semarang telah menjalin kerjasama dengan PT. Dompet Anak Bangsa (Go Pay) sejak Agustus 2018. Sejak menjalin kerjasama dengan Go Pay, Pengguna transaksi non tunai mengalami peningkatan. Jika sebelumnya hanya 0.31 %, saat ini transaksi Non tunai menyentuh 25% penumpang.

“Tarif Bus Rapid Transit (BRR) Trans Semarang ialah Umum Rp.3.500,- dan Pelajar/Mahasiswa/KIA Rp.1000, dengan memakai Go Pay, pengguna jasa hanya membayar separuh harga,” tambahnya.

Saat ini BRT Trans Semarang telah memiliki 7 koridor dan rute Bandara. Ke – 7 koridor tersebut yakni Koridor 1 Mangkang – Penggaron, Koridor 2 Ungaran – Terboyo, Koridor 3 Pelabuhan – Elizabeth, Koridor 4 Cangkiran – Stasiun Tawang, Koridor 5 Bandara Ahmad Yani – Meteseh, Koridor 6  UNDIP – UNNES, Koridor 7 Genuk – USM – Balaikota.

Selain dapat membayar dengan Go Pay, pengguna jasa dapat memanfaatkan pembayaran non tunai lain seperti: E-BRT, BRIZZI, Tapcash, Tcash, dan OVO.

Ade menjelaskan, target pendapatan BRT Trans Semarang tahun 2018 mencapai 91,67% atau  Rp.27.890.203.672 ,- dari target Rp. 30.424.576.000,-. Di tahun 2019 target pendapatan Rp.31.945.805.000,- dengan target penumpang per hari Rp.87.523.000,-.

Sebelumnya sebanyak 10 bus bantuan Kementrian Perhubungan tahun anggaran 2018 diterima BRT Trans Semarang Desember 2018.

Ade menuturkan 10 armada tersebut telah beroperasional sejak awal Maret dan digunakan untuk optimalisasi layanan BRT Trans Semarang.

Sejumlah 6 armada telah digunakan untuk Pelayanan Koridor Bandara Malam. Kemudian  3 armada digunakan untuk penambahan armada di koridor 5 rute Meteseh  – Bandara Ahmad Yani, dan 1 armada digunakan untuk penambahan armada Koridor 7.

“Dengan penambahan armada ini, diharapkan semakin membuat pengguna jasa Trans Semarang nyaman. Karena waktu tunggu menjadi pendek, dan pengguna jasa dapat tercover terutama pada kondisi jam padat seperti jam berangkat/pulang  kerja dan sekolah”, pungkasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *