“Alhamdulillah, Pemprov Beri Perhatian pada Guru Ngaji”

"Alhamdulillah, Pemprov Beri Perhatian pada Guru Ngaji"PURBALINGGA (Asatu.id) – Mata Sri Agustianingsih mendadak berkaca-kaca. Kalimat yang diucapkan dari bibirnya pun terbata. Guru ngaji pengajar TPQ Nurul Falaq, Purbalingga Kulon itu, seolah tak kuasa menahan bahagia ketika menerima buku tabungan insentif yang diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Sabtu (30/3).

Bertempat di Pondok Pesantren Nurul Barokah Purbalingga, Sri Agustianingsih bersama sekitar 2.550 guru Madrasah Diniyah (Madin), TPQ, dan pengasuh pondok pesantren se-Kabupaten Purbalingga menerima insentif dari Pemerintah Provinsi Jateng.

“Alhamdulillah Pemerintah Provinsi Jateng sekarang ada perhatiannya kepada para guru ngaji, karena dari dahulu tidak ada insentif seperti ini,” ucap Sri Agustiangingsih usai menerima insentif secara simbolis dari Wakil Gubernur Taj Yasin.

Warga Purbalingga Kulon yang belasan tahun mengajarkan ilmu keagamaan di TPQ itu mengaku tidak menyangka mendapat tambahan pendapatan dari Pemprov Jateng. Dia berharap ke depan nominal insentif serta penerima bantuan dari pemerintah itu lebih meningkat.

“Karena kemarin saat pendataan tidak sedikit yang belum masuk data penerima. Kalau mendapatkan insentif seperti ini, kan ustadz dan ustadzahnya semakin semangat,” katanya.

Seperti diketahui, Pemprov Jateng mengalokasikan anggaran insentif untuk para guru agama se-Jateng sebesar Rp205,35 miliar dengan jumlah penerima 171.131 orang.

Sebelumnya telah diserahkan kepada 11.882 orang di Kabupaten Pati, dan Kota Semarang 2.700 orang, kemudian pada Sabtu (30/3) Kabupaten Purbalingga sejumlah 2.550 orang.(IS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *