Akses Perizinan Online, DPMPTSP Siap Dampingi Pengusaha

SEMARANG (Asatu.id) – Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Semarang, Ulfi Imran Basuki mengatakan, dalam upaya peningkatan investasi di sebuah daerah, memiliki syarat pendukungnya sangat banyak.

Di antaranya infrastruktur, sistem informasi, perizinan, keamanan, dan lainnya. Dengan program OSS yang diluncurkan BKPM ini, pihaknya juga siap melakukan pendampingan bagi pengusaha yang kesulitan mengakses sistem perizinan online ini.

“Sistem ini memang dimaksudkan untuk memudahkan pelaku usaha dalam pengurusan perizinan,” katanya, Senin (25/3).

Di Kota Semarang sendiri, lanjut Ulfi, iklim investasi juga terus meningkat. Tahun 2016 lalu nilai investasi di kota ini hanya sekitar Rp 9,5 triliun, tahun 2017 meningkat di angka Rp 20,5 triliun, dan pada tahun 2018 nilainya mencapai Rp 27,5 triliun.

“Tahun 2019 sampai Maret ini sudah ada masuk Rp 2,5 triliun dari targetnya Rp 20,5 triliun. Kebanyakan properti dan industri, dan paling dominan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) karena Perusahaan Modal Asing (PMA) hanya sekitar 30 persen,” imbuhnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *