Pedagang Pasar Waru Ngaku Setia Pilih Jokowi 

SEMARANG  (Asatu.id)  – Pedagang di Pasar Waru Indah, Semarang mengapresiasi kinerja Presiden Joko Widodo selama kurun waktu 4,5 tahun terakhir. Hal itu terungkap saat kegiatan sosialisasi pasangan calon presiden nomor 01 oleh Politisi PDI Perjuangan, Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Salah seorang pedagang, Kasniah, mengatakan selama masa kepemimpinan Jokowi, banyak kemudahan dan bantuan yang sekarang ini sudah merambah ke masyarakat lapisan bawah.

“Sedari dulu pilihannya satu, Pak Jokowi. Sekarang pun tetap setia pilih Jokowi. Banyak bantuan yang diberikan, bagi-bagi sembako, bagi-bagi sertifikat tanah. Programnya membantu masyarakat kecil. PKH, KIS, KIP, macem-macem. Terima kasih Pak Jokowi,”kata dia, Minggu (23/3).

Selain bantuan, Kusniah mengatakan Presiden Jokowi sering melakukan blusukan untuk bertatap-muka dengan masyarakat. Hal itu, menurutnya, merupakan salah satu contoh bahwa pemimpin ada untuk masyarakatnya.

“Ke mana, bertemu langsung dengan masyarakat. Bahkan katanya kemarin langsung ke daerah Tambak Lorok, melihat langsung kondisi nyata di sana. Itu pemimpin yang mau bekerja,” tegas dia.

Pedagang sembako asal Sawah Besar tersebut berharap  agar calon presiden, Jokowi tetap semangat bekerja untuk rakyat kecil.

Sementara itu, Mbak Ita tidak menyangka pedagang di Pasar Waru Indah begitu antusias dengan kegiatan sosialisasi capres Jokowi yang digelarnya.

Menurutnya, pedagang sudah sangat memahami siapa pemimpin yang benar-benar mengayomi masyarakat.

“Kalau pimpinan seperti itu, atasannya seperti itu, pasti menjadi contoh bagi pimpinan lain di jajaran bawahnya,” kata Mbak Ita.

Pembina relawan Perempuan Tangguh Pilih Jokowi (Pertiwi) ini juga mengatakan dirinya berpesan kepada para pedagang agar mengajak keluarga untuk memilih pasangan calon presiden nomor 01.

“Tadi sudah kita ajak bersama. Terus kita beri contoh juga. Mereka antusias, animonya besar,” imbuhnya.

Lebih jauh, Mbak Ita menerangkan selain sosialisasi di dalam pasar, pihaknya juga menggelar orasi di depan pasar. Menurutnya, kegiatan itu akan semakin mengingatkan kepada masyarakat tentang sosialisasi tersebut.

“Kami pakai cara tambahan. Tentunya dengan kemasan yang menarik. Orasi, kita tadi joget-joget bareng dengan Pertiwi dan pedagang pasar. Kita bikin asyik aja,” pungkasnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *