Bisnis Properti Diprediksi Naik di Sementer II 2019

Bisnis Properti di Sementer II Tahun 2019, Diprediksi Mengalami KenaikanSEMARANG (Asatu.id) – Setelah mengalami kelesuan di di tahun 2018, bisnis properti di Kota Semarang diperkirakan akan mengalami kenaikan penjualan di semester II tahun 2019. Hal ini dikatakan oleh  Owner PT Rudensia Jayaraya, Kisworo Rudiyanto usai Talkshow “Strategi Developer Propertry di Era Digital” yang diadakan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Semarang di Java Mall, Sabtu (23/3).

Menurut Rudi sapaan akrab Kisworo Rudiyanto, bisnis properti di Kota Semarang diperkirakan akan mulai menggeliat awal April-Mei 2019. Siklus seperti itu memang bisa diprediksi dan pengusaha dituntut pintar memanfaatkan momen dengan melakukan strategi penjualan yang bagus.

“Jika dilihat, di awal tahun dan akhir tahun penjualan pasti akan mengalami kelesuan. Karena akhir tahun semua pihak akan menarik uang untuk pelaporan keuangan. Mereka baru akan mengeluarkan uangnya sekitar bulan April,” katanya.

Salah satu faktur lesunya bisnis property di tahun 2018 disebabkan oleh beberapa factor, salah satunya yakni kondisi ekonomi nasional di tahun 2018 yang kurang baik. Sehingga hal itu berdampak pada bisnis property yang tidak bisa berkembang.

“Lesunya kondisi ekonomi, memaksa pengusaha properti melakukan penurunan harga agar bisa menjual produk. Termasuk memberikan promo bagi pembeli rumah. Namun mulai awal 2019 ini harga sudah mulai dinaikkan dan ternyata tetap ada konsumen,” ungkapnya.

PT Rudensia Jayaraya sendiri merupakan pengembang kawasan perumahan Bukit Rudensia di daerah Mangunharjo, Tembalang yang mengusung konsep kawasan perumahan bebas mati lampu.

Pengembang perumahan ini memberikan genset kepada setiap pembeli rumah. Saat ini pihaknya sedang mengembangkan dua klaster perumahan lain yakni Villa Rudensia dan Grand Rudensia yang menyasar segmentasi menengah atas di atas lahan 2,6 hektare.

“Kami berharap kondisi ekonomi membaik dan terus berkembang, sehingga investasi semakin maju. Kami optimistis, ada proyeksi kenaikan penjualan sekitar 30 persen pada tahun ini,” imbuhnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *