Walikota Ajak Warga Semarang Jaga Kondusivitas Jelang Pemilu

SEMARANG (Asatu.id) – Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengajak anggota masyarakat untuk ikut serta menjaga ketertiban dan kondusivitas Kota Semarang, jelang Pemilu 17 April 2019 mendatang.

“Pada 17 April mendatang, akan ada hajatan besar dan unik di Indonesia, yakni pemilu legislatif dan pemilu presiden. Unik karena biasanya pilpres dan pileg dilaksanakan terpisah. Tapi 17 April mendatang dilaksanakan bersama antara pilpres dan pileg,” katanya saat menghadiri doa bersama di Kecamatan Genuk, kemarin.

Tak lupa, Hendi sapaan akrab Walikota meminta doa agar Kota Semarang dan Indonesia pada umumnya semakin adem ayem.

“Kita sambut pesta demokrasi itu dengan kerukunan serta menjaga menyukseskan dan menjaga keamanan bersama,” katanya.

Hendi mengingatkan kondusivitas dan stabilitas ekonomi Kota Semarang dan Indonesia yang telah berjalan baik dan sukses selama ini untuk terus dijaga dan dipertahankan. Indonesia, lanjutnya telah masuk G20, organisasi negara-negara dengan ekonomi kuat dan alhamdulillah berada di posisi 10 besar.

“Pengamat ekonomi memprediksi jika kondisi ini dapat dipertahankan , maka ekonomi akan semakin membaik dan Indonesia bisa masuk 5 besar,” ungkapnya.

Hendi secara tegas juga mengingatkan untuk tidak termakan hoax dan politik uang. Menurutnya, mereka-mereka yang menggunakan uang untuk mendapatkan kekuasaan akan lupa pada warganya jika terpilih. Untuk itu, Hendi mengajak untuk selalu mengedepankan iklim kondusif jelang, selama dan paska pilpres dan pileg.

“Pemilu damai dan bersih, harus terus dikedepankan untuk menjaga tetap tegaknya NKRI. Hendi juga mengajak seluruh warga menjaga seluruh infrastruktur yang telah terbangun dengan baik di wilayah Genuk,” ungkapnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *