Pengelolaan Sampah di Indonesia Belum Efektif

SEMARANG (Asatu.id) – Manajer Kampanye Perkotaan dan Energi Wahana Lingkungan Hidup Indonesia, Dwi Sawung menilai pengelolaan sampah di Indonesia masih memprihatinkan. Perlu keseriusan DPR RI dan Pemerintah agar pengelolaan sampah lebih baik.

Masalah pengelolaan sampah masih belum efektif, manajemennya pun disebutnya juga masih sangat buruk. Undang Undang sebenarnya sudah cukup baik dalam mengatur pengelolaan sampah, tetapi pada peraturan pelaksana dan impelementasi di lapangan masih banyak kendala.

Saat ini hampir seluruh kabupaten/kota kapasitas pengelolaan sampah hanya lima puluh persen. Artinya, hanya 50 persen sampah yang bisa terangkut dan sanpai ke tempat pembuangan akhir (TPA).

Yang memprihatinkan lagi, sisanya dibuang ke kali, sungai, kebun atau lahan- lahan kosong. Metode pengelolaan sampah pun masih sangat tradisional, yaitu mengumpulkan, mengangkut dan membuang.

Termasuk metode yang efektif misalnya bagaimana melakukan daur ulang atau memanfaatkan sampah menjadi barang yang lebih bermanfaat dari sekedar sampah yang mencemari lingkungan.

Bahkan yang lebih parah adalah kebanyakan kabupaten/ kota di Indonesia tidak mempunyai data yang jelas mengenai volume sampah dan jenis- jenisnya.

“Karena itu yang perlu dilakukan salah satunya pendataan sampah guna mengetahui mana sampah organik, mana sampah yang bisa didaur ulang atau mana saja yang merupakan sampah plastik,” tutur dia. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *