DPRD Jateng Pastikan, KPU Klaten dan Sukoharjo Siap Distribusikan Logistik Pemilu

SUKOHARJO (Asatu.id) – Komisi A DPRD Jateng selama dua hari mendatangi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klaten dan Sukoharjo, awal pekan ini. Dalam kunjungan itu, komisi yang membidangi masalah hukum dan pemerintah itu ingin mendapatkan informasi perihal kesiapan lembaga penyelenggara pemilu mendekati 17 April untuk pemilu serentak.

Beberapa hal menjadi fokus perhatian Komisi A yakni, logistik, daftar pemilih dan kesiapan sampai masing-masing tempat pemungutan suara (TPS).

Sekretaris Komisi A, Ali Mansyur menegaskan, pihaknya sangat yakin dan percaya KPU di daerah dapat menggelar pesta demokrasi serentak tersebut.

“Kami yakin masyarakat di Klaten dan Sukoharjo memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap KPU. Kami mohon hal ini harus tetap dijaga. Penyelenggara harus lebih teliti menyikapi permasalahan sekecil apapun agar tingkat pelanggaran bisa lebih diminimalisir,” ungkapnya.

Namun, dalam pantauan tersebut Komisi A lebih menekankan agar setiap KPU daerah menyelenggarakan bimbingan teknis di tingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS) ke bawah. Hal tersebut dimaksudkan agar terjadi pemahaman yang lebih komprehensif untuk pelaksanaan Pemilu 2019.

“Bintek itu nantinya untuk menjadikan kesepahaman antara PPS yang baru direkrut dan incumbent. Karena di setiap daerah banyak yang muka baru, maka dari itu proses pemahaman pelaksanaan teknis dilapangan bisa langsung dimengerti para PPS yang baru,” tambah Ali.

Ketua KPU Klaten, Kartika Sari Handayani menyatakan, bintek PPS di daerah belum dianggarkan, karena masih dalam uji dan revisi di tingkat pusat. Hal yang sama diungkapkan oleh Ketua KPU Sukoharjo Nuril Huda.

“Hal tersebut merupakan problem nasional, karena item-itemnya masih direvisi di tingkat pusat. Harapan kami di daerah, semoga ke depan akan diadakan bintek tersebut, karena sangat bermanfaat untuk mempercepat kesiapan penyelenggara di tingkat PPS ke bawah,” katanya.

Dalam hal persiapan logistik, KPU Klaten sudah menerima tiga surat suara yaitu Pilpres, DPD, dan DPR. Sedangkan sisanya akan berangsur dikirim minggu depannya. Sementara untuk KPU Sukoharjo masih 2 surat suara untuk Pemilihan Presiden dan DPD.

Sementara dalam proses sosialisasi, KPU sudah secara resmi membentuk Relawan Demokrasi Pemilu Serentak untuk Pemilu 2019 seluruh Indonesia. Hal itu dimaksudkan agar setiap Kab/Kota dapat meningkatkan partisipasi pemilih dan menurunkan angka suara yang tidak sah.

Para sukarelawan bertugas turun ke wilayah sebarannya untuk menyosialisasikan kepada masyarakat tentang apa yang telah dijalankan oleh KPU Kab/Kota, serta menjelaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam pesta demokrasi. Selain itu, untuk membantu menginformasikan kepada masyarakat terkait waktu penyelenggaraan pemilu 2019 di tingkat bawah.

Dengan adanya Relawan Demokrasi, Komisi A berharap KPU di daerah dapat meningkatkan partispasi masyarakat untuk menggunakan hak konstitusionalnya pada 17 April 2019 mendatang.

“Komunikasi dan koordinasi yang baik antara KPU dan Bawaslu sangat penting, sehingga kerja sama tersebut dapat membuat masyarakat semakin percaya pada penyelenggara Pemilu demi kesuksesan bersama,” tutup Sekretaris Komisi A Ali Mansyur. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *