Hadapi Revolusi Industri 4.0, ISEI-Unisbank Kerja Sama Siapkan SDM Unggul

SEMARANG (Asatu.id) – Dunia yang telah memasuki era revolusi industri 4.0 nampaknya bukanlah menjadi isapan jempol. Berbagai teknologi menjadi tanda dimulainya revolusi industri 4.0 sudah diterapkan dalam berbagai bidang untuk mendukung dan mempermudah pekerjaan manusia.

Atas kondisi ini, Rektor Unisbank Semarang Safik Faozi mengatakan, peran perguruan tinggi menjadi penting untuk menciptakan produk lulusan yang harus disiapkan sejak kuliah, atau dengan kata lain kurikulum yang harus menyesuaikan kebutuhan industri.

“Tak hanya pintar dan menguasai teori, mereka harus memiliki kemampuan belajar  tinggi untuk mengikuti perubahan yang berlangsung cepat. Terlebih lagi jika produk lulusannya terjun ke dunia industri, mereka harus dipersiapkan untuk menguasai juga teknologi,” katanya di sela-sela acara Seminar Nasional bertajuk Penyiapan SDM dalam Rangka Menyiapkan Generasi Bangsa untuk Menghadapi Revolusi Industri 4.0, di Kampus Unisbank Kendeng Semarang, baru-baru ini.

Seminar yang digelar hasil kerjasama Unisbank Semarang, Bank Indonesia dan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) menghadirkan narasumber Menristekdikti RI Prof Ainun Naim PhD dan Erwin Haryono Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran dari Bank Indonesia.

Prof Ainun Naim PhD menuturkan, pendidikan tinggi harus diarahkan demi tercapainya pertumbuhan ekonomi dengan mendorong lulusan yang mampu menciptakan lapangan kerja melalui kewirausahaan (entrepreneur) untuk mengatasi pengangguran terstruktur.

“Tidak kalah penting adalah pengetahuan dan keahlian dalam bidang teknologi,” ujarnya.

Senada, Erwin Haryono mengungkapkan dunia bisnis sudah menggunakan system Ekonomi digital yaitu penggabungan beberapa teknologi multiguna (General Purpose Technologies GPTs) dengan berbagai kegiatan ekonomi & sosial yang dilakukan melalui internet dan teknologi terkait lainnya.

“Produksi,penjualan produk hingga pelayanan pelanggaran sudah berkolaborasi dengan dengan partner bisnis secara elektronik. Semuanya ini harus didukung oleh SDM yang unggul,” imbuhnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *