Dewan Lakukan Uji Fit And Proper Tes Para Calon Direksi PDAM

SEMARANG (Asatu.id) – Komisi B DPRD Kota Semarang sudah melakukan fit and proper test kepada para calon direksi PDAM Tirta Modal Kota Semarang.

Hal itu dilakukan sesuai dengan usulan Wali Kota Semarang yang meminta Komisi B agar pemberikan pertimbangan terhadap para calon direksi.

Sebagaimana diketahui seluruh jabatan direksi PDAM mulai dari direktur utama, direktur umum, dan direktur teknik harus diganti dan diisi pejabat baru yang definitif.

Selama ini ketiga posisi jabatan penting itu kosong karena pejabat lama habis masa kerjanya, dan selama ini hanya diisi oleh pejabat sementara.

“Kami sudah melakukan usulan wali kota untuk melakukan fit and proper tes para calon direksi PDAM Tirta Moedal. Kami juga mengundang ahli untuk ikut menguji biar imbang dari sisi politik dan profesionalnya,” kata Anggota Komisi B DPRD Kota Semarang, Danur Rispriyanto, Minggu (17/3).

Danur mengatakan, tiga posisi jabatan direksi itu merupakan jabatan yang sangat penting.

PDAM juga merupakan perusahaan yang memberikan pelayanan krusial terkait kebutuhan pokok air bersih kepada masyarakat.

Karenanya, Komisi B sangat menginginkan calon direksi yang benar-benar mampu membawa PDAM menjadi semakin lebih baik.

“Butuh orang yang berpengalaman, tahu ke depannya PDAM mau dibawa ke mana, itu bisa dilihat dari pandangan mereka ke depan. Semuanya, ada delapan orang yang menyampaikan visi dan misi,” katanya.

Hasil dari fit and proper test atau uji kepatutan dan kelayakan di Komisi B, selanjutnya sudah diserahkan kepada Pimpinan DPRD Kota Semarang.

Menurut Danur, dari pimpinan kemudian akan diserahkan kepada wali kota sebagai bahan pertimbangan menetapkan direksi terpilih dan definitif.

Ditambahkan, untuk direksi terpilih PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, pihaknya berharap nantinya mampu menyelesaikan proyek SPAM Semarang Barat, dan kebijakan-kebijakan penting lainnya seperti penyelesaian krisis air bersih di wilayah Semarang Timur.

“Kuncinya adalah tiga orang direksi ini harus kompak, maka PDAM bisa maju. Untuk direktur utama, juga harus mampu untuk mengendalikan direksi lainnya dan seluruh SDM yang ada di PDAM,” tegas Danur.

Adapun berdasar hasil uji calon direksi PDAM Tirta Moedal Kota Semarang oleh ahli uji kemampuan dan kelayakan, dan hasil wawancara di hadapan wali kota, masing-masing posisi direksi ada tiga nama yang direkomendasikan layak untuk dipertimbangkan sebagai calon direksi kepada DPRD Kota Semarang. Kecuali rekomendasi untuk direktur teknik hanya ada dua nama.

Nama-nama tersebut, untuk posisi jabatan direktur utama adalah Agus Tri Suharyono SE, MM, Dra Etty Laksmiwati MM, E Yudi Indarto ST, MPPM, M.Akt.

Sedangkan untuk posisi jabatan direktur umum adalah Farhan Hilmie S.SosI, Sani Tora Wicaksono, SE, PIA, Yulianto Prabowo, SH. Dan untuk posisi jabatan direktur teknik adalah Ir Gunawan Wibisana dan Ir Heny Wijayanti MT.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *