Kenakan Pakaian Adat Jawa, Ganjar Ambil Sendiri Raport Anaknya di SMA 3 Semarang

SEMARANG (Asatu.id) – Di sela kesibukannya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyempatkan mengambil langsung raport ujian tengah semester putranya, Muhammad Zinedine Alam di SMAN 3 Semarang, Jumat (15/3). Seperti orang tua siswa lainnya, Ganjar juga menerima beberapa catatan tentang putranya dari wali kelas 11 IPA 7.

Dengan masih mengenakan pakaian adat Jawa Tengah, Ganjar tiba di SMAN 3 Semarang sekitar pukul 09.15 WIB sesaat sebelum akhirnya sang istri, Siti Atikoh menyusul. Tidak ada sambutan khusus saat Ganjar tiba di pintu gerbang sekolah. Dia pun langsung meluncur menuju ruang kelas Alam.

Di ruangan tampak wali kelas 11 IPA 7, Widya tengah memberi penjelasan pada salah seorang wali murid sebelum menyerahkan hasil ujian siswa. Meski sempat membuat wali kelas dan beberapa wali murid kaget, Ganjar memilih langsung duduk setelah mengucapkan salam, dan menunggu giliran nama anaknya disebut.

“Ini tadi dia (Alam) bilang tidak bisa ikut ke sini. Saya lebih memilih konsultasi soal harian saja,” kata Ganjar usai menerima raport.

Ganjar mengatakan, Alam masih kelelahan karena baru saja tiba dari Manila Filipina. Di sana Alam bersama tim Sagasco dari SMAN 3 Semarang mengikuti perlombaan Bussines Club ajang perlombaan usaha milik pelajar.

“Anaknya baru pulang dari Manila dengan tim Sagasco dari SMAN 3 Semarang mendapatkan juara tiga sekaligus menyabet gelar The Best Finansial Management,” katanya.

Ganjar mengatakan lebih memilih diskusi dengan wali kelas Alam tentang perilaku keseharian Alam di sekolah. Ditanya soal hasil ujian, Ganjar mengatakan belum sempat mengintip karena langsung diserahkan pada sang istri, Siti Atikoh.

“Lebih konsultasi apa kekurangannya, apa yang mesti diperbaiki,” katanya.

Terkait kegiatan Alam dengan tim usahanya, Sagasco, Ganjar tidak terlalu khawatir apakah akan mengurangi nilai mata pelajarannya atau tidak. Menurut Ganjar, selain soal intelektual kecerdasan lain juga mesti diperhatikan.

“Pasti ada pengaruh tapi kecerdasan yang penting kan lengkap, bukan sekadar intelektual tapi emosional, relationship leadership itu juga penting,” katanya.

Sementara itu, Widya, wali kelas 11 IPA 7 mengatakan secara keseluruhan, dari penguasaan mata pelajaran maupun perilaku Zinedine Alam sangat baik. Terlebih dia cukup memiliki penyaluran bakatnya di Sagasco. Namun yang perlu dicatat adalah saat ini Alam sudah menjelang kelas tiga dan sudah harus ada persiapan untuk jenjang pendidikan selanjutnya.

“Baik semua pak. Cuma ini kan sudah mau kelas tiga (12) ya harus disiapkan ke universitas,” katanya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *