Kunjungi Perbatasan Jateng-Jatim, Dewan Nilai Gapura Kurang Megah

REMBANG (Asatu.id) – Komisi D DPRD Jateng melakukan peninjauan ke perbatasan Provinsi Jateng-Jatim. Rombongan wakil rakyat menemukan gapura di Kecamatan Sale, Rembang dalam kondisi kurang layak. Gapura tersebut juga kurang memperlihatkan “kemegahan” ssbagai milik dari Provinsi Jateng.
Sekretaris Komisi D, Jayus menandaskan pihaknya akan mengusulkan adanya perbaruan gapura perbatasan Jateng-Jatim.

“Kondisi gapura perbatasan sekarang ini, menurut saya, kurang begitu mencolok. Kami mengusulkan perlu ada renovasi gapura supaya bisa membuat kesan baik ketika masuk ke Jateng. Bagaimana pun, tugu tersebut adalah salah satu wajah kita, wajah Jawa Tengah,” terangnya.

Gapura yang ada saat ini hanya ada satu. Itu pun berada pada sebelah kanan. Ke depan perlu ada penambahan gapuran dari sisi kiri supaya bisa terlihat secara keseluruhan.

“Kalau perlu dibuat seperti gerbang begitu, ada tulisannya selamat datang di Jawa Tengah. Secara desain, monumen perbatasan yang ada sudah berornamen Jateng, tapi tidak kelihatan,” ungkap politikus Partai Amanat Nasional itu.

Guna mewujudkan perbaruan gapura perbatasan di Sale, Rembang itu, Jayus menambahkan, Komisi D siap untuk bersama-sama Pemerintah Provinsi Jateng mencari solusi terbaik guna mengangkat citra Jawa Tengah.

Komisi D DPRD Prov Jateng mengunjungi rencana pengerjaan proyek peningkatan jalan ruas Lasem-Sale yang akan dikerjakan tahun ini, serta melihat kondisi perbatasan yang berada di Sale, Rembang. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *