Hendi : PNS Harus Kreatif, Inovatif dan Out Of The Box

Hendi : PNS Harus Kreatif, Inovatif dan Out Of The BoxSEMARANG (Asatu.id) – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mendorong Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Semarang untuk bekerja kreatif, inovatif dan Out Of The Box dalam bertindak dan berfikir.

Out Of The Box itu sebuah hal yang hari ini menjadi persyaratan mutlak buat anak-anak muda yang bergabung di Pemkot Semarang,” tegas wali kota di acara Penyerahan SK Wali Kota Semarang tentang Pengangkatan Calon PNS Daerah Formasi Tahun 2018 di Lingkungan Pemkot Semarang di Gedung Pertemuan Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Jalan Sriwijaya, Kota Semarang, Selasa (12/3).

Lebih lanjut, Hendi sapaan akrab wali kota itu mengungkapkan, pejabat Muspika Kota Semarang, sebanyak 683 CPNS ini merupakan para CPNS yang lolos dari peserta ujian CPNS dengan total pendaftar sebanyak 10.052 pendaftar tes seleksi.

“Insya Allah 99 persen akan jadi PNS atau ASN Pemkot Semarang, setelah mereka menjalani pendidikan Pra Jabatan kami harapkan, supaya kerja dengan lumintu, tegak lurus, jangan nyimpang dari aturan. Tapi aturan tetap harus dijaga,” ungkapnya.

Hendi juga berharap ratusan CPNS ini untuk bisa berkomunikasi dengan baik dengan lingkungan sekitar mereka bekerja dan masyarakat dengan baik.

“Kadang-kadang, orang menutup dirinya kadang-kadang dia sudah menjadi orang hebat, tapi itu akan menjadi pola kerja one man show.  Jadi semua harus dikomunikasikan dengan baik, ke atas, ke pimpinan, ke samping dengan rekan kerja, ke bawah dengan staff, termasuk dengan pelayanan masyarakat,” ungkapnya.

Dengan adannya 683 CPNS tersebut, lanjut Hendi, dinilainya sangat membantu Pemerintah Kota Semarang. Hal ini mengingat, Pemkot Semarang sampai saat ini masih mempunyai kekurangan tenaga PNS sekira 3 ribuan PNS

“Sangat membantu tapi belum ideal. Mestinya menurut perhitungan kawan-kawan BKPP kita masih butuh 3.000 PNS, tapi sudah ada masukan 683 sudah luar biasa sekali,” tandasnya.

Hendi menambahkan, untuk memenuhi kekurangan tenaga ini Pemkot Semarang juga telah merekrut tenaga Non ASN.

“Termasuk dengan Non ASN dan dengan hal-hal seperti itu. Non ASN tahun-tahun ini masih seperti sebelumnya, hampir tidak ada penambahan, tapi mereka kita perpanjang dan perpanjang lagi,” imbuhnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *