Fajar Purwanto : Fokus Revitalisasi Pasar Tradisional Tahun 2020

Fajar Purwanto : Fokus Revitalisasi Pasar Tradisional Tahun 2020SEMARANG (Asatu.id) – Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, dari total 52 pasar yang ada di Kota Semarang, sebanyak 29 pasar sudah dilakukan revitalisasi.

Sementara untuk 17 pasar tradisional lainnya, rencananya akan diselesaikan hingga tahun 2021 mendatang.

“Untuk tahun 2019 memang tidak ada rencana pembangunan atau revitalisasi pasar tradisional. Karena di tahun 2019 ini program kami di fokuskan untuk penataan PKL BKT dan penataan Blok C Pasar Johar,” katanya, Rabu (13/3).

Lebih lanjut Fajar mengungkapkan, kegiata. Pembangunan atau revitalisasi pasar akan dilanjutkan pada tahun 2020, dengan target tahun 2021 sebanyak 17 pasar tradisional sudah selesai di revitalisasi.

“Tahun 2020 baru akan dijalankan kembali dengan revitalisasi Pasar Damar Banyumanik dan Pasar Ngaliyan,” katanya.

Ditambahkan, untuk anggaran pasar tradisional yang belum terealisasi, akan dicarikan dari beberapa sumber pendanaan. Tak hanya APBD, pihaknya juga akan mengajukan anggaran ke pemerintah pusat melalui dana alokasi khusus (DAK) dan dana bantuan tugas pembangunan (BTP).

“Kami berharap tahun 2021 nanti semua pasar yang ada di Kota Semarang bisa direvitalisasi semua,” tegasnya.

Sementara terkait banyaknya keluhan masyarakat tentang perencanaan pembangunan pasar tradisional yang dinilai tidak memperhitungkan kebutuhan pedagang, pihaknya mengaku sudah komunikasi dengan pedagang.

Idealnya, kata dia, pembangunan pasar tradisional di Kota Semarang memang harus dibangun dua lantai. Hal itu karena mempertimbangkan ketersediaan lahan dan jumlah pedagang yang ada.

“Kecuali Pasar Wonodri, memang kami bangun dengan tiga lantai karena lahan di sana sangat sempit dan jumlah pedagangnya banyak. Agar semua pedagang terakomodir,” imbuhnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *