Pengemudi BRT Trans Semarang Jadi Ujung Tombak Pelayanan Transportasi

SEMARANG (Asatu.id) – Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yuswanto Ardi mengungkapkan jika salah satu penyebab terjadinya kecelakaan yang melibatkan BRT adalah faktor driver atau pengemudi yang terburu-buru.

Demikian dikatakannya saat membuka kegiatan “Milenial Safety Road Festival” yang digelar Badan Layanan Umum Unit Pelaksana Teknis Daerah Trans Semarang di UTC Hotel Semarang, Jalan Kelud Raya No. 2 Semarang, Selasa (12/3).

Hal ini berdasarkan investigasi kejadian kecelakaan yang melibatkan BRT dengan kendaraan bermotor.

“Terdapat fakta jika driver terburu-buru cenderung ngebut hanya untuk pulang lebih awal,” tuturnya.

Ardi menjelaskan kegiatan Milenial Safety Road Driving pada komunitas pengemudi Trans Semarang  diperlukan, karena driver BRT Trans Semarang menjadi andalan ujung tombak pelayanan transportasi.

“Harapan masyarakat akan transportasi yang aman, murah, cepat, sehingga masyarakat mau beralih ke Transportasi publik mengurangi angka kecelakaan, dan kemacetan akan berkurang,” imbuhnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *