Apel Dansat Tingkatkan Kemampuan, Wujudkan Satuan Siap Operasional

Apel Dansat Tingkatkan Kemampuan, Wujudkan Satuan Siap OperasionalSEMARANG (Asatu.id) – Kodam IV/Dipoengoro menggelar Apel Komandan Satuan (Dansat) Jajaran Kodam IV/Diponegoro TA. 2019 di Yonif Raider 400/BR Srondol, Semarang, Senin (11/3) hingga Selasa (12/3).

Apel Komandan Satuan Jajaran Kodam IVDiponegoro ini dibuka oleh Kasdam dan dihadiri Irdam, Danrem, para Asisten, Staf Ahli, Kabalak dan Komandan Satuan serta para perwira jajaran Kodam IV/Diponegoro.

Apel Dansat merupakan salah satu wahana untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kepemimpinan lapangan para Komandan Satuan dalam rangka mendukung terwujudnya satuan yang siap operasional dalam mencapai tugas pokok.

Mayjen TNI Mochamad Effendi, S.E., M.M., dalam amanat tertulis yang dibacakan Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E., M.M., pada pembukaan menyampaikan  bahwa Apel Dansat kali ini mengangkat tema “Melalui Apel Dansat Kodam IV/Diponegoro 2019, Kita Wujudkan Kesiapan Satuan dan Profesionalisme Prajurit Dalam Rangka Mendukung Keberhasilan Tugas Pokok TNI AD”.

Melalui apel ini diharapkan  para Komandan Satuan memiliki visi dan misi yang seirama guna membangun kesiapan prajurit dan satuan, salah satunya untuk menangkal setiap kemungkinan bentuk ancaman baik berupa ancaman militer maupun ancaman non militer.

Diterangkan Pangdam, bangsa Indonesia sebagai negara kepulauan dengan kompleksitas penduduk, Suku, Agama, Ras, dan Budaya, sehingga  memiliki berbagai kerawanan seperti terjadinya disintegrasi, konflik sosial bernuansa SARA, terorisme, radikalisme, narkoba dan lain sebagainya, sedangkan berbagai jenis bencana alam diperkirakan tetap akan terus terjadi.

Menyikapi potensi ancaman tersebut, maka Kodam IV/Diponegoro melakukan pembinaan kekuatan, kemampuan maupun gelar dengan berpijak pada tugas pokok TNI sebagaimana tertuang dalam undang-undang nomor 34  Tahun 2004 tentang TNI.

Disisi lain yang tak kalah pentingnya, saat ini kita memasuki periode krusial bagi pendewasaan demokrasi Bangsa kita. Masa-masa kritis menjelang, selama dan setelah Pemilu 2019 menuntut situasi yang aman, damai dan kondusif. Oleh karenanya perlu kesiapan dalam rangka pengamanan penyelenggara rangkaian kegiatan Pemilu.

“Komitmen netralitas dan profesionalisme TNI AD harus kita pegang teguh dan implementasikan dalam mengawal sekaligus menyukseskan Pesta Demokrasi ini”, tegas Pangdam.

Sementara itu, Kasdam IV/Diponegoro menambahkan, komitmen TNI sudah jelas bahwa TNI Netral harus dipedomani dan dilaksanakan. Komitmen untuk Netral sudah mutlak dan merupakan harga mati.

“Netralitas berlaku untuk seluruh prajurit dan tidak bisa ditawar-tawar lagi”, tegas Kasdam mengakhiri sambutannya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *