Mbak Ita Pastikan Tidak Ada Tempe Setipis ATM

Mbak Ita Pastikan Tidak Ada Tempe Setipis ATMSEMARANG (Asatu.id) – Gagas gerakan ‘Rabo-nan’ untuk kampanyekan Calon Presiden (Capres) nomor 01, Jokowi – Ma’ruf dengan blusukan ke Pasar Tradisional, Hevearita Gunaryanti Rahayu atau akrab dipanggil Mbak Ita pastikan tidak ada tempe setipis ATM.

“Tempe Rp 5000 dapatnya besar, tidak ada tempe yang tipis-tipis karena kita disini membuktikan,” katanya, usai melakukan blusukan di Pasar Karangayu,” Rabu (6/3).

Selain tempe, Mbak Ita juga memastikan harga kebutuhan pokok seperti, seperti Beras dan Telur Ayam saat ini masih stabil. Bahkan menurutnya, ada penurunan harga mulai dari Rp 500 hingga Rp 1000 untuk Beras dan Telur Ayam.

“Yang utama adalah membuktikan harga tidak ada yang naik, harga beras dan telor turun Rp 500 hingga Rp 1000. Untuk harga sayur mayor seperti bayem juga stabil di harga Rp 2000, tempe Rp 5000,” ungkapnya.

Sehingga lanjut Mbak Ita, masyarakat jangan mudah percaya pada informasi yang menyebut segala kebutuhan pokok saat ini mengalami kenaikan yang sangat tinggi. Menurutnya, hal itu hanyalah bentuk kampanye yang tidak semestinya dilakukan.

Campaign yang tidak semestinya sehingga menimbulkan informasi yang juga tidak semestinya, misalnya tempe setipis ATM, Segala harga kebutuhan pokok naik tinggi, hari ini kita buktikan bahwa itu semua salah,” katanya.

Pada prinsipnya, lanjut Mbak Ita, hasil dari kegiatan ‘Rabo –nan’ di Pasar Karangayu, untuk kemenangan Jokowi – Ma’ruf mendapat antusias dari seluruh pedagang.

“Mereka (pedagang –red) tidak ada keluhan. Intinya ingin mengetahui apa yang menjadi program dari Pak Jokowi, apa yang menjadi stressing dari pedagang, nyatanya harga turun dan bentuk bentuk harga yang sayur mayor, tempe semua normal,” ungapnya.

Sehingga lanjut Mbak Ita, mengajak semua masyarakat atau warga Kota Semarang untuk tetap meramaikan Pasar Tradisional.

“Kita jangan takut ke pasar, kita jangan takut melihat harga, karena nyatanya harga itu tidak betul kalau ada informasi yang menyesatkan, kita membuktikan dengan kita turun ke pasar,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, Kampanyekan pasangan Calon Presiden (Capres) nomor 01, Jokowi – Ma’ruf, Hevearita Gunaryanti Rahayu, atau akrab dipanggil Mbak Ita menggagas gerakan ‘Rabo-nan’. Dimana dalam gerakan tersebut, setiap hari Rabu, Mbak Ita akan melakukan blusukan dari pasar ke pasar.

Kampanye tersebut akan dilakukannya sesuai aturan mengingat, Mbak Ita juga telah mengajukan cuti sebagai Wakil Walikota Semarang untuk melakukan kampanye setiap Rabu, hingga pelaksanaan Pemilihan Presiden berlangsung pada 17 April mendatang.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *