54 Tahun Unnes, Maknai Dies Natalis sebagai Penanda Fase Perkembangan

SEMARANG (Asatu.id) – Sekretaris Daerah Provinsi Jateng Sri Puryono mengatakan Universitas Negeri Semarang (Unnes) memasuki usia 54 tahun, yang disimbolkan sebagai usia kematangan dan kemandirian, yang prestasinya diharapkan semakin meningkat. Dan untuk menggapainya tetap diperlukan integritas.

“Untuk meningkat maka harus disiplin, tertib, kerja keras, dan berintegritas tinggi. Mulai dari mahasiswa, tanamkan kejujuran. Mahasiswa harus disiplin, tertib, kerja keras dan kerja waras, karena tidak waras tidak dapat bekerja dengan baik,” kata Sekda.

Sekda Sri Puryono menyampaikan hal itu di hadapan Rektor Unnes, Fathur Rokhman, para petinggi Unnes dan undangan, saat Upacara Pembukaan Dies Natalis ke-54 Unnes, di Lapangan Unnes, Rabu (6/2). Ikut hadir PangdamIV/ Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi.

Sekda sekaligus sebagai Dewan Pertimbangan Unnes mengatakan, Unnes merupakan kampus konservasi dengan tujuan mewujudkan suasana kampus yang mendukung perlindungan, pengawetan, dan pemanfaatan lingkungan hidup secara bijaksana melalui pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan.

Seperti diketahui, kampus Unnes pernah menjadi kampus terhijau dan tersejuk di Indonesia secara nasional. Tidak sekadar aktivitas fisik menanam, Unnes juga mengembangkan konservasi kepribadian.

Yang dimaksud mengembangkan konservasi kepribadian, yakni menekankan kepribadian dan jatidiri alumnusnya sebagai warga Indonesia yang berbangsa, memiliki Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta menjaga dan merawat kebhinekaan atau segala perbedaan yang ada di penjuru nusantara.

“Unnes berintegritas, Unnes kampus konservasi, Unnes mendunia untuk Indonesia. Kami dari Pemerintah Provinsi Jateng men-support untuk kemajuan kampus Unnes. Termasuk kemajuan mahasiswa maupun citivas akademika,” pintanya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *